The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pakaian Cerah Membuat Tetap Sejuk di Cuaca Panas, Fakta atau Mitos?
Ilustrasi pakaian cerah. (Pixabay/JillWellington)
Fakta Dan Mitos

Pakaian Cerah Membuat Tetap Sejuk di Cuaca Panas, Fakta atau Mitos?

Selasa, 22 September 2020 12:00 WIB 22 September 2020, 12:00 WIB

INDOZONE.ID - Menggunakan pakaian dengan warna cerah selama ini dianggap dapat mencegah tubuh semakin panas ketika matahari sedang terik. 

Sementara pakaian gelap disebutkan akan menyerap panas ke dalam kain sehingga menyebabkan penggunanya kepanasan dengan pakaiannya sendiri.

Namun hal itu tidak sepenuhnya benar, sebab orang Bedu, penduduk nomaden Arab diketahui memakai jubah hitam di gurun yang panas. 

Ilustrasi pakaian hitam di tengah panas
Ilustrasi pakaian hitam. (Pixabay/VladBitte)

Pakaian gelap tak hanya menyerap lebih banyak cahaya tapi juga menyerap panas dalam tubuh. 

Saat terkena hembusan angin pengguna pakaian gelap akan merasa lebih sejuk dan panas hilang lebih cepat. 

Sementara pakaian putih atau berwarna terang memantulkan cahaya matahari ke sekitarnya.

Mengutip howstuffworks,  orang-orang Bedu menggunakan pakaian hitam yang dinilai lebih sejuk meski menyerap panas, namun fakta lainnya mereka mengenakan jubah yang longgar yang memungkinkan aliran udara. 

Jadi tidak ada perbedaan besar apakah mengenakan pakaian hitam dan putih dalam cuaca panas. Selama pakaian yang digunakan tetap longgar dengan bahan yang tepat. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Reka
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
Reka

Reka

Writer
JOIN US
JOIN US