The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Studi: Anjing Tahu Kapan Manusia Membohongi Mereka!
Anjing. (photo/Ilustrasi/Pexels/Pixabay)
Fakta Dan Mitos

Studi: Anjing Tahu Kapan Manusia Membohongi Mereka!

Jumat, 06 Agustus 2021 14:16 WIB 06 Agustus 2021, 14:16 WIB

INDOZONE.ID - Sebuah studi baru mengatakan bahwa anjing mungkin dapat mengetahui kapan manusia menipu mereka. Secara khusus, para peneliti menemukan bahwa anjing bereaksi berbeda pada informasi palsu yang diberikan pada mereka oleh manusia yang salah informasi daripada yang mereka lakukan pada manusia yang berbohong pada mereka.

Penemuan ini menunjukkan bahwa anjing mempunyai "teori pikiran" yang mereka gunakan untuk menjelaskanapa yang sedang dilakukan pemiliknya. Anak-anak biasanya kembangkan kemampuan ini sekitar 4 tahun. Melihat halitu, penulis senior studi ini yaitu Ludwig Huber dan Lucrezia Lonardo memberikan komentarnya. 

"Meskipun setiap pemilik anjing berpikir bahwa anjing mereka 'memahami' mereka, tingkat penalaran yang begitu canggih tentang keadaan mental orang lain belum pernah ditunjukkan secara ilmiah pada anjing," ungkapnya. 

Untuk mengetahui hal ini, Huber dan Lonardo merekrut 260 ekor anjing dari berbagai usia & ras berbeda untuk satu eksperimen yang desainnya didasarkan pada penelitian sebelumnya pada anak-anak manusia, kera besar, dan anjing. Dalam percobaan itu, anjing diperlihatkan 2 ember buram yang bisa menampung makanan. Seorang peneliti awalnya selalu menyembunyikan makanan dalam satu wadah. Tapi. dalam setengah percobaan, dia pindahkan makanan ke wadah kedua sebelum tinggalkan ruangan. 

Pada fase kedua, penulis menguji bagaimana pilihan anjing pada ember dipengaruhi oleh perilaku komunikator. Dalam satu tes, komunikator meninggalkan ruangan usai lihat penyembunyi masukkan makanan ke dalam ember pertama. Usai komunikator meninggalkan ruangan, penyembunyi memindahkan makanan ke ember lain. 

Dalam kedua tes itu, komunikator memberi tahu anjing-anjing untuk makan dari ember pertama dengan melihat ember itu dan mengatakan itu enak. Mayoritas anjing memilih ember dengan makanan di dalamnya. Tapi, mereka menemukan bahwa lebih banyak anjing memilih ember yang ditunjukkan komunikator jika komunikator tidak ada di ruangan ketka penyembunyi mengganti lokasi makanan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto
JOIN US
JOIN US