The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Studi Temukan Faktor Makanan Pengaruhi Kesehatan Mental Wanita Lebih Tinggi daripada Pria
Diet. (photo/Ilustrasi/Pexels/Ella Olsson)
Fakta Dan Mitos

Studi Temukan Faktor Makanan Pengaruhi Kesehatan Mental Wanita Lebih Tinggi daripada Pria

Kamis, 10 Juni 2021 15:04 WIB 10 Juni 2021, 15:04 WIB

INDOZONE.ID - Kesehatan mental wanita kemungkinan memiliki hubungan yang lebih tinggi dengan faktor makanan dibanding pria, menurut satu penelitian baru dari Binghamton University. Studi yang dipublikasi di dalam Journal of Personalize Medicine. 

Lina Begdache selaku asisten profesor studi kesehatan dan kebugaran di Universitas Binghamton, sebelumnya telah terbitkan penelitian mengenai diet dan suasana hati yang menunjukkan bahwa diet berkualitas tinggi meningkatkan kesehatan mental. Ia ingin menuji apakah penyesuaian diet meningkatkan mood antara pria dan wanita yang berusia 30 tahun atau lebih. 

Hasilnya menunjukkan bahwa kesehatan mental wanita memiliki hubungan yang lebih tinggi dengan faktor diet dibandingkan pria. Tekanan mental dan frekuensi olahraga dikaitkan dengan pola diet dan gaya hidup yang berbeda, dukung koinsep penyesuaian dan faktor gaya hidup untuk meningkatkan kesejahteraan mental. 

"Kami menemukan hubungan umum antara makan sehat, mengikuti praktik diet sehat, olahraga, dan kesejahteraan mental," kata Begdache.

 "Menariknya, kami menemukan bahwa untuk pola makan yang tidak sehat, tingkat tekanan mental lebih tinggi pada wanita daripada pria, yang menegaskan bahwa wanita lebih rentan terhadap makanan yang tidak sehat daripada pria." jelasnya. 

Berdasarkan penelitian, diet dan olahraga mungkin menjadi garis pertahanan pertama melawan tekanan mental pada wanita dewasa. 

"Makanan cepat saji, melewatkan sarapan, kafein, dan makanan tinggi glikemik (HG) semuanya terkait dengan tekanan mental pada wanita dewasa," jelasnya. 

"Buah-buahan dan sayuran berdaun hijau gelap (DGLV) dikaitkan dengan kesejahteraan mental.studi adalah latihan yang secara signifikan mengurangi asosiasi negatif HG makanan dan makanan cepat saji dengan tekanan mental," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US