The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tulang Rahang Singa dengan Usia 4.000 Tahun Berhasil Ditemukan di Turki!
Penemuan tulang rahang singa yang berusia 4.000 tahun. (photo/Dok. Anadolu Agency)
Fakta Dan Mitos

Tulang Rahang Singa dengan Usia 4.000 Tahun Berhasil Ditemukan di Turki!

Kamis, 16 September 2021 14:28 WIB 16 September 2021, 14:28 WIB

INDOZONE.ID - Proses penggalian di Kultepe, Turki masih terus dilakukan. Dimana, situs ini merupakan titik awal sejarah di Anatolia, selama penggalian ditemukan tulang rahang singa yang berusia 4.000 tahun. Ini adalah pertama kalinya tulang rahang singa ditemukan di Kultepe. 

Melansir Arkeonews, Fikri Kulakoglu yang berasal dari Fakultas Bahasa, Sejarah-Geografi dan Arkeologi Universitas Ankara mengatakan pada 2021 ini, mereka menemukan banyak tulang hewan hingga tempat penyimpanan dari kayu berukuran besar di ruang bawah tanah sebuah bangunan di wilayah itu. Adapun tulang belulang hewan yang ditemukan di antaranya adalah singa, beruang, domba gunung, rusa dan babi hutan. 

“Tulang-tulang ini ditemukan dalam jumlah banyak. Semua tulang hewan ini temasuk dalam hewan yang besar dan liar,” ungkap Fikri kepada Anadolu Agency.

“Untuk pertama kalinya kami menemukan dua tulang rahang singa dari dua singa yang berbeda, (tulang) beruang yang sangat besar dan tulang dari rusa besar pada masa itu di Anatolia,” jelasnya. 

Langkah beriktunya adalah memeriksa tulang-tulang itu. Para ahli yakin hewan-hewan itu dibesarkan di wilayah Anatolia. Hewan yang menetap di sekitar Erciyes atau di area pegunungan hingga ke Sivas. 

“Tidak ada tulang singa berusia 4.000 tahun ditemukan di area lain. Memang ada tulang-tulang (singa) dari beberapa juta tahun lalu, tapi dua tulang rahang singa ini merupakan salah satu bukti keberadaan manusia paling awal,” katanya. 

Dia juga menghubungkan penemuan ini dengan salah satu kisah. Ada sebuah tablet atau lempengan yang digunakan sebagai prasasti yang ditemukan di Bogazkoy bernama tablet Anitta.

“Menurut tablet ini seorang raja bernama Anitta merebut Nesha dengan ayahnya, dan mereka tidak menyentuh siapapun. Mereka bahkan membangun istana dan kuil. Tulang-tulang ditemukan di area istana dan kuil,” cerita Prof. Dr. Fikri Kulakoglu.

“(Tertulis) ‘Saya berburu dan membawa kembali lebih dari 100 hewan, termasuk dua singa, macan tutul, macan kumbang, beruang, rusa dan hewan liar’. Ini (situs penemuan) adalah area tepat di sebelah kuil,” jelasnya. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US