The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Deretan Peristiwa UFO yang Pernah Terjadi di Indonesia
Ilustrasi penampakan UFO di Indonesia (Pixabay/PhotoVision)
Fakta Dan Mitos

Deretan Peristiwa UFO yang Pernah Terjadi di Indonesia

Benarkah hal ini pernah terjadi?

Minggu, 02 Februari 2020 05:52 WIB 02 Februari 2020, 05:52 WIB

INDOZONE.ID - Keberadaan unidentified flying object (UFO) dan alien masih menjadi perdebatan di dunia sampai saat ini. Sebagian orang menolak untuk percaya tentang keberadaan mereka, namun sebagian lagi yakin akan keberadaan benda-benda seperti itu.

Beberapa dari mereka yang percaya hadir dengan bukti-bukti dan kesaksian yang pernah mereka alami. Ada yang mengaku pernah melihat benda asing tersebut, bahkan ada pula yang merasa pernah diculik oleh alien.

Di Indonesia sendiri, beberapa orang mempercayai beberapa kejadian unik tersebut. Seperti yang ditutrkan oleh Mochamad Reza Wardhana, selaku perwakilan dari komunitas Indonesia UFO Network (IUN) yang memiliki beberapa data mengenai kejadian UFO dan alien di Indonesia. 

Kepada Indozone, pria yang akrab dipanggil Reza tersebut menceritakan beberapa data kejadian misterius yang pernah ia ingat.

1. Insiden Pulau Alor

Ilustrasi UFO
Ilustrasi UFO (Pixabay/christianplass)

"Menurut Nur Agustinus dan Bayu Amus dari Beta UFO Indonesia, ada sebuah kejadian yang mengherankan di Pulau Alor pada bulan Juli tahun 1959," tutur Reza kepada Indozone.

Menurut catatan Reza, ada sesosok makhluk dengan tinggi 1.8 meter dengan rambut putih dan tangan yang panjang serta kulit yang kemerahan tengah menculik seorang bocah dan meninggalkan bocah tersebut di sebuah ladang. 

Bocah tersebut bernama Pangu. Kondisi bocah yang ditinggalkan itu dalam keadaan linglung. Lebih jauh lagi, para saksi mata dalam buku milik mendiang J. Salatun (pendiri Lapan) yang berjudul 'UFO, Salah Satu Masalah Dunia Masa Kini,' makhluk itu memiliki pakaian bewarna biru dan bersepatu hitam. 

Penculikan bocah tersebut terjadi selama satu jam, sementara itu, tiga hingga empat jam di waktu yang lain, para penduduk desa sempat menembaki pesawat aneh berbentuk telur dengan warna putih berkilau yang ditumpangi makhluk asing tersebut dengan panah. 

Tidak hanya itu, polisi yang sebelumnya mendapat laporan akan adanya makhluk itu, segera bertindak dan menembaki pesawat asing itu dengan senapan mesin. Kejadian di Pulau Alor ini adalah kejadian nyata karena melibatkan satu penduduk desa dan komandan kepolisian setempat, Komandan Polisi Alwi Alnadad.

2. Lulusan pesantren diculik alien. 

Ilustrasi diculik alien
Ilustrasi diculik alien (Pixabay/LionFive)

"Abductee bernama Suherman Lokasi Sukabumi. Diculik tahun 1998 setelah ia melakukan shalat tahajud sekitar pukul dua belas malam," tutur Reza.

Seperti yang dituturkan Reza, Suherman yang saat itu tengah melihat bintang, merasa heran karena ada tiga cahaya yang dekat melintas di atasnya. Tiba-tiba satu cahaya terang datang padanya yang ia pikir benda itu jatuh menimpanya karena saking cepatnya. Benda yang dilihat Herman berbentuk cakram. 

Ketika Herman sadar, ia merasa ada di dalam ruangan dan ia melihat pemandangan berupa Bumi yang diakuinya sudah sebesar bola. Dalam artian Herman merasa ada di atas planet bumi.

Begitu sadar, Herman berada di sebuah ranjang. Menurutnya yang saat itu dengan kondisi pengelihatan yang terbatas, terdapat makhluk yang berukuran lebih kecil dari manusia tetapi lebih dari satu meter tingginya. 

Makhluk tersebut bewarna cokelat gelap, dengan kepala besar, mata besar dan mulut kecil. Hidung berbentuk rongga-rongga. Makhluk tersebut ada yang tanpa rambut ada yang memiliki rambut. Herman merasa makhluk tersebut tanpa pakaian. Namun ketika makhluk itu mendekat, rupanya makhluk tersebut memiliki pakaian yang ketat. 

"Dalam pengakuannya, ketika ia berada di ruangan yang aneh dalam pesawat yang menculiknya, memori-memori masa kecilnya bersilewaran. Herman teringat ketika ia dikembalikan ke Bumi, ia berada di tempat asalnya saat ia di rumah. Ketika ia melihat ke atas, pesawat asing yang membawanya tersebut sudah terbang ke atas seolah tangga cahaya. Setelah ia diculik, Herman mengaku pemikirannya semakin kritis dan ia memiliki apa yang disebut kesadaran kosmos."

3. Munculnya Crop Circle di Sleman.

Ilustrasi crop circle
Ilustrasi crop circle (Twitter/@ukcropcircle)

Crop circle (CC) adalah fenomena di mana ladang jagung, gandum, atau persawahan lainnya tiba-tiba membentuk pola lingkaran dengan bentuk ukiran yang unik jika dilihat dari atas. Banyak yang menganggap fenomena ini erat kaitannya dengan UFO. Entah itu dianggap sebagai tempat mendaratnya, atau semacam kode yang diberikan oleh UFO itu sendiri. 

Tahun 2011, sebuah CC ditemukan di desa Rejosari, Sleman, Yogyakarta. CC ini dianggap sebagai CC pertama yang ada di Indonesia. Banyak isu bermunculan salah satunya adalah dua orang warga desa mendengar suara gemuruh pada malam hari sebelum CC itu ditemukan. 

Munculnya CC di Sleman ini membuat peneliti luar negri merasa terpanggil. Adalah Nancy Talbott seorang direktur The BLT Research Team Inc dari Massachusetts US yang tertarik untuk meneliti CC Sleman tersebut. 

Selain itu, badan antariksa Indonesia, Lapan, turut hadir dalam menyelidiki fenomena yang menjadi CC pertama kalinya di Indonesia. 

"Adanya CC di Sleman ini juga menimbulkan kontroversi. Di satu sisi, ada berita yang mengatakan CC di Sleman adalah buatan sekelompok mahasiswa UGM jurusan Pertanian dalam menerapkan Matematika Terapan. Di sisi lain, penelitian dari tim UNDIP menjelaskan adanya kandungan nikel pada tanaman padi yang merunduk di CC Sleman."

Sampai saat ini, fenomena ini masih dipertanyakan kebenarannya. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M Fadli
M Fadli

M Fadli

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US