The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Jejak Perburuan Belanda di Hutan Nusantara, Jadi Kebiasaan Buruk yang Lestari Hingga Kini
Orang-orang Belanda yang berburu harimau di hutan Priangan. (Wikipedia)
Fakta Dan Mitos

Jejak Perburuan Belanda di Hutan Nusantara, Jadi Kebiasaan Buruk yang Lestari Hingga Kini

Minggu, 28 Agustus 2022 04:20 WIB 28 Agustus 2022, 04:20 WIB

INDOZONE.ID - Perburuan yang marak terjadi di hutan-hutan yang dilindungi rupanya hasil dari turunan sikap orang Belanda saat menjajah Nusantara. Pada masa itu, orang-orang Belanda yang merasa berkuasa atas seluruh tanah Indonesia menjadikan perburuan sebagai hiburan mereka.

Seperti salah satunya di pegunungan Priangan (tanah Sunda) menjadi jejak Belanda yang paling kental lantaran banyak sekali kisah perburuan di hutan pegunungan tersebut yang sangat terkenal di telinga masyarakat sekitar.

Baca Juga: Kenapa Orang Indo Selalu Dipandang Remeh sama Orang Eropa di Hindia Belanda? Ini Alasannya

Dikutip dari buku Paper Landscape: Exploitations in The Environmental History of Indonesia (2001), Priangan menjadi lokasi orang-orang Belanda untuk berkumpul dan melakukan perburuan bersama dengan para budak yakni orang-orang pribumi.

Priangan yang dikenal sebagai sarang harimau, menjadi pemicu bagi orang Belanda untuk menaklukan hewan buas tersebut. Hal ini lantaran bagi mereka yang hidup di perkebunan, berburu menjadi salah satu cara untuk menghilangkan penat.

Namun, meski demikian perburuan yang dilakukan orang Belanda bukan serta merta ingin healing saja. Melainkan adanya faktor lain yakni untuk melindungi perkebunan dari kerusakan yang disebabkan oleh hewan buas dari dalam hutan.

Tak hanya merusak perkebunan, bahkan hewan buas juga dicatat telah memakan korban yang tewas karena serangan harimau. Akibatnya kondisi masyarakat pada saat itu sangat kacau. Sehingga menyebabkan penurunan hasil perkebunan dengan berkurangnya pasokan rempah-rempah yang akan diditribusikan oleh pemerintah Hindia-Belanda.

Tapi siapa sangka, jika perburuan ini justri ditiru oleh beberapa masyarakat hingga kini yang membuat populasi harimau kian hari semakin mendekati kata punah.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
Abdul Fattah
JOIN US
JOIN US