The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Alasan Mengapa Orang-orang Suka dengan Hal-hal yang Menyeramkan, Bisa Bikin 'Mood' Bagus?
Ilustrasi menyeramkan (Pixabay)
Fakta Dan Mitos

Alasan Mengapa Orang-orang Suka dengan Hal-hal yang Menyeramkan, Bisa Bikin 'Mood' Bagus?

Selasa, 08 Februari 2022 14:21 WIB 08 Februari 2022, 14:21 WIB

INDOZONE.ID - Visual yang menampilkan kehororan yang menyeramkan, entah itu video atau foto, memang sangat digemari banyak orang. Meski memicu adrenalin, hal-hal yang menyeramkan buktinya hingga kini masih sangat disukai.

Pertanyaannya, mengapa orang-orang suka dengan hal-hal yang menyeramkan?

Dalam penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Emotion yang dilansir Time, mengungkapkan bahwa sejumlah orang yang mengalami hal-hal yang menyeramkan akan mempunyai mood atau suasana hati yang bagus.

"Setelah anda keluar dari situasi yang menakutkan-tempat di mana tidak pernah ada ancaman nyata untuk memulai-endorfin akan mengalir di tubuh. Hal ini memprioritaskan kembali energi anda untuk fokus ke dalam tubuh. Anda menjadi sangat rileks," kata peneliti Margee Kerr, seorang sosiolog di University of Pittsburgh.

Dalam penelitian ini, Kerr dan rekan-rekan peneliti yang lain menggunakan ScareHouse, rumah hantu yang sangat ekstrem di Pittsburgh. Sebelum dilakukan penelitian, mereka meminta perusahaan rumah hantu tersebut untuk membuat desain ruangan yang sangat menakutkan.

Kerr mengatakan hal itu dilakukan agar memudahkan pihaknya dalam meneliti dan mempelajari rasa takut yang dialami orang-orang.

Ada sebanyak 262 pengunjung ScareHouse yang berpartisipasi dalam penelitian itu. Sebanyak 100 pengunjung di antaranya diberikan sensor di kepala untuk memantau aktivitas otak sebelum dan sesudah memasuki rumah hantu tersebut.

Setelah memasuki rumah hantu, setengah dari pengunjung yang terlibat dalam penelitian itu mengaku mendapatkan suasana hati yang lebih baik. Sementara, 33 persen mengaku tidak ada perubahan signifikan terhadap suasana hati dan 17 persen lainnya malah mendapatkan suasana hati yang lebih buruk.

Kebanyakan dari pengunjung itu merasa lebih bahagia setelah memasuki rumah hantu, sementara lebih sedikit orang-orang yang mengaku merasa cemas setelah memasuki rumah hantu.

"Setelah itu, orang-orang merasa jauh lebih baik. Ini seperti gagasan tentang nyeri yang diimbangi: Anda merasa lebih baik ketika rasa sakit hilang," kata Kerr.

"Banyak aktivitas dalam tubuh sedang dalam antisipasi dan itu adalah kesimpulan di mana kenikmatan benar-benar datang," tambah dia.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M Fadli
Nanda
M Fadli

M Fadli

Editor
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US