The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Selamat dari Penembakan Massal, Bocah Perempuan Ini Pura-Pura Mati dengan Melumuri Darah
Miah (kanan), bocah perempuan yang selamat dari penembakan massal di AS. (Nbcdfw)
Fakta Dan Mitos

Selamat dari Penembakan Massal, Bocah Perempuan Ini Pura-Pura Mati dengan Melumuri Darah

Lumuri darah ke tubuh dari temannya yang tewas.

Jumat, 27 Mei 2022 16:45 WIB 27 Mei 2022, 16:45 WIB

INDOZONE.ID - Seorang bocah perempuan di Amerika Serikat (AS) berusia 11 tahun bernama Miah Cerrilio selamat dari penembakan massal di sekolahnya dengan cara pura-pura mati. Untuk mengelabui penembak, ia melumuri darah temannya ke tubuhnya.

Miah spontan melakukan hal tersebut setelah melihat teman-temannya sudah terkapar dan tewas akibat ditembak secara membabi buta oleh seorang remaja berusia 18 tahun.

"Adik saya mengatakan bahwa Miah melihat temannya berlumuran darah dan dia mengoleskan darah tersebut ke dirinya sendiri," kata Bibi Miah, Rivera, dikutip dari Click2houston, Jumat (27/5/2022).

Miah sendiri mengalami luka ringan akibat kejadian tersebut, punggungnya terkena pecahan peluru yang ditembakkan oleh remaja tersebut. Namun kondisinya kini sudah membaik dan sudah pulang dari rumah sakit.

bocah perempuan selamatkan diri dari penembakan massal dengan pura-pura mati
Tangisan keluarga korban pecah saat anak mereka dimakamkan. (REUTERS/Nuri Vallbona)

Baca juga: Tersangka Penembakan 19 Siswa dan 2 Guru SD di Texas adalah Korban Perundungan

Menurut The Washington Times, Miah sempat terlmabat satu jam ke sekolah karena punya jani dengan dokter hari itu. Sesampainya di sekolah, ia malah dibuat syok  dengan aksi penempakan massal yang terjadi di sekolahnya.

Penembakan massal di AS tewaskan 21 orang

Pada Selasa (24/5/2022) penembakan massal terjadi Sekolah Dasar Robb di Uvalde, Texas dan menewaskan 21 orang. 19 orang di antaranya adalah anak-anak dan dua orang lainnya adalah guru. Mengutip dari Insider, semuanya ditembak di tempat yang sama.

Sementara itu, anak-anak lainnya mulai berusaha menyelamatkan diri dari tembakan massal tersebut dengan bersembunyi sampai pertolongan datang. Tragedi mengerikan tersebut disaksikan oleh anak-anak di bawah umur dan meninggalkan trauma.

Pelaku beli senjata di ulang tahun yang ke-18

Adapun pelaku penembakan massal tersebut yaitu bernama Salvador Ramos. Dia baru saja membeli senjata tersebut di hari ulang tahunnya yang ke-18. Pertama ia mengarahkan senjata ke arah seorang nenek.

Setelah itu, ia mengarahkan senjatanya ke anak-anak SD Uvalde dan menembak secara membabi buta. Diketahui, Ramos bukan remaja pertama yang melakukan penembakan.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, menenteng senjata api menjadi hal yang biasa di kalangan remaja AS.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Dina
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
Dina

Dina

Writer
JOIN US
JOIN US