The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Peristiwa 4 Mei: Peristiwa Kerusuhan Haymarket dan Pembangunan Kembali Terusan Panama
Peritiwa kerusuhan Haymarket. (Wikipedia).
Fakta Dan Mitos

Peristiwa 4 Mei: Peristiwa Kerusuhan Haymarket dan Pembangunan Kembali Terusan Panama

Dan beberapa peristiwa lainnya.

Selasa, 04 Mei 2021 07:56 WIB 04 Mei 2021, 07:56 WIB

INDOZONE.ID - Berbagai peristiwa penting pernah terjadi di tanggal 4 Mei yang jatuh hari ini. Kali ini Indozone mencoba mengumpulkan empat contoh peristiwa sejarah  yang kebetulan pernah terjadi pada tanggal tersebut.

Salah satu contohnya adalah peristiwa kerusuhan Haymarket dan pembangunan Terusan Panama oleh Amerika. Berikut beberapa peristiwa bersejarah yang dilansir dari Wikipedia, Selasa  (4/5/2021).

1. Pornografi dipertontonkan untuk pertama kalinya di Grand Opera House. (1878)

Pornografi (dari bahasa Yunani πορνογραφ?α pornographia — secara harafiah tulisan tentang atau gambar tentang pelacur) (kadang kala juga disingkat menjadi "porn," "pr0n," atau "porno") adalah penggambaran tubuh manusia atau perilaku seksualitas manusia secara terbuka (eksplisit) dengan tujuan membangkitkan birahi (gairah seksual). Pornografi berbeda dari erotika. Dapat dikatakan, pornografi adalah bentuk ekstrem/vulgar dari erotika. 

Konon, pornografi dipertontonkan untuk pertama kalinya di Grand Opera House. Namun tidak ada penjelasan bentuk pornografi seperti apa yang dipertontonkan.

2. Peristiwa kerusuhan Haymarket antara buruh dan polisi di Chichago, Amerika Serikat (1866).

Peritiwa kerusuhan Haymarket. (Wikipedia).
Peritiwa kerusuhan Haymarket. (Wikipedia).

Pada tanggal 1 Mei tahun 1886, sekitar 400.000 buruh di Amerika Serikat mengadakan demonstrasi besar-besaran untuk menuntut pengurangan jam kerja mereka menjadi 8 jam sehari. Aksi ini berlangsung selama 4 hari sejak tanggal 1 Mei.

Pada tanggal 4 Mei 1886. Para Demonstran melakukan pawai besar-besaran, Polisi Amerika kemudian menembaki para demonstran tersebut sehingga ratusan orang tewas dan para pemimpinnya ditangkap kemudian dihukum mati, para buruh yang meninggal dikenal sebagai martir. 

Baca Juga: Polisi Ringkus Komplotan Gendam Modus Gandakan Uang di Kalsel

3. Pembangunan Terusan Panama dilanjutkan oleh Amerika Serikat setelah dihentikan oleh Prancis. (1904).

Niat untuk membuat sebuah terusan di tanah genting Panama pertama kali dicetuskan oleh Raja Charles V dari Spanyol pada tahun 1524 untuk mempermudah lewatnya kapal, terutama yang membawa emas. Walaupun sudah ada hasil survei dan rencana pada tahun 1529, keadaan politik dan teknologi di Eropa pada saat itu masih belum memungkinkan.

Setelah berbagai macam cara yang tidak melewati laut (kereta api) gagal atau dinilai kurang efektif, rencana pembangunan terusan mencuat kembali. Didorong dengan selesainya Terusan Suez, oleh Prancis di bawah pimpinan Ferdinand de Lesseps mulai membangun terusan pada 1 Januari 1880 namun terhenti karena penyakit pada tahun 1893.

Pembangunan dilanjutkan oleh Amerika Serikat di bawah pimpinan Theodore Roosevelt pada tahun 1904 setelah AS membantu Panama merdeka dari Kolombia dengan imbalan kontrol daerah terusan. Pembangunan kanal oleh Amerika Serikat ini dimulai pada 4 Mei 1904. 

4. Gerakan 4 Mei di Beijing, unjuk rasa para mahasiswa menuntut reformasi kebudayaan dan pendidikan. (1919).

Gerakan 4 Mei di Beijing
Gerakan 4 Mei di Beijing. (Wikipedia).

Gerakan 4 Mei gerakan anti-imperialis, kultural, dan politik tumbuh dari para partisipan mahasiswa di Beijing pada 4 Mei 1919, yang memprotes respon lemah pemerintah Tiongkok terhadap Perjanjian Versailles, terutama mengizinkan Jepang untuk memperoleh wilayah di Shandong yang telah diserahkan oleh Jerman setelah Pengepungan Tsingtao. 

Demonstrasi ini memicu protes nasional dan menandai bangkitnya nasionalisme Tiongkok, sebuah pergeseran menuju mobilisasi politik dan jauh dari aktivitas budaya, dan sebuah langkah menuju basis populis daripada elite intelektual. Banyak pemimpin politik dan sosial pada dekade berikutnya muncul saat ini.

Istilah "Gerakan 4 Mei" dalam pengertian yang lebih luas sering mengacu pada periode 1915-1921 yang lebih sering disebut Gerakan Kebudayaan Baru.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
M Fadli
Edi Hidayat

Edi Hidayat

Editor
M Fadli

M Fadli

Writer
JOIN US
JOIN US