The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ini yang Terjadi Jika Manusia Berhenti Melahirkan Selama 30 Tahun
Ilustrasi populasi manusia. (Pexels/Ingo Joseph)
Fakta Dan Mitos

Ini yang Terjadi Jika Manusia Berhenti Melahirkan Selama 30 Tahun

Rabu, 25 November 2020 08:49 WIB 25 November 2020, 08:49 WIB

INDOZONE.ID - Saat pertumbuhan manusia menyebabkan overpopulasi, maka sumber daya alam akan terancam akan habis dan bumi kelebihan beban. 

Seperti apa yang pernah diprediksikan Hawking pada tahun 2600, Bumi akan menjadi planet yang memanas yang terus memancarkan energi infra merah. 

Tetapi apa yang terjadi jika manusia bisa berhenti berkembang biak selama 30 tahun, akankah Bumi beristirahat?

Ini hanya sekedar hipotesis untuk beberapa negara yang butuh mengontrol populasi. 

Jika orang berhenti melahirkan selama 30 tahun karena alasan yang tidak dapat dijelaskan maka konsumsi sumber daya akan berkurang.

Terdengar seperti sebuah solusi untuk menekan populasi manusia, namun fenomena ini menjadi tantangan serius bagi peradaban manusia. 

Menurut angka kematian saat ini, saat manusia berhenti bereproduksi selama 30 tahun, populasi global akan turun dari 7,4 miliar saat ini menjadi sekitar 5,6 miliar dalam 30 tahun.

Ini mungkin akan menjadi hal yang baik bagi lingkungan dan beban sumber daya alam akan sangat berkurang.

Ilustrasi jika manusia berhenti berkembang biak selama 30 tahun
Ilustrasi jika manusia berhenti berkembang biak selama 30 tahun. (Pexels/sergio souza)

Baca Juga: Manusia Menemukan Makna Hidup di Usia 60 Tahun Menurut Sains

Namun rata-rata penduduk global saat ini 29 tahun dan setelah 30 tahun tidak menghasilkan generasi baru, mereka akan berusia sekitar 50 tahun lebih. 

Orang-orang tua akan tetap bekerja. Mereka mungkin akan banyak yang meninggal sebelum pensiun. Ini dapat menyebabkan keputusasaan yang besar dan mempengaruhi stabilitas sosial.

Ketika orang berhenti melahirkan, populasi akan berkurang dan angkatan kerja juga akan sangat berkurang.

Tidak ada yang akan merawat orang tua karena kebanyakan orang semakin tua dan tingkat teknologi juga menurun.

Sekolah tidak ada lagi karena siswa tidak ada lagi, pembangunan infrastruktur tertunda karena tidak ada yang membutuhkannya, real estate runtuh dan setiap tempat berangsur-angsur menjadi sunyi. 

Ekonomi akan menghadapi risiko keruntuhan dan rasa putus asa tak terbatas menyelimuti seluruh masyarakat di dunia. Untunglah ini semua hanya sekedar hipotesis!

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Reka
Reka

Reka

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US