The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mengenal Jalur Sutra dan Fakta-Faktanya
Ilustrasi Rute Jalur Sutra. (id.wikipedia.org)
Fakta Dan Mitos

Mengenal Jalur Sutra dan Fakta-Faktanya

Kamis, 06 Agustus 2020 10:00 WIB 06 Agustus 2020, 10:00 WIB

INDOZONE.ID - Jalur sutra merupakan jalur perdagangan yang membentang sepanjang 4.000 mil atau sekitar 6.000 kilometer dari Tiongkok ke Eropa Timur. 

Jalur Sutra dimulai sebagai jalur perdagangan selama Dinasti Han sejak 207 SM hingga 220 SM, kemudian berkembang pada 114 SM, dan berlanjut hingga 1400-an. 

Pada tahun 1500-an, pelayaran cukup populer untuk perdagangan dan Jalur Sutra mulai masuk ke dalam sejarah. 

Ilustrasi Jalur sutra adalah, kendaraan jalur sutera
Ilustrasi Jalur sutra. (topchinatravel.com)

Jalur sutra atau The Silk Road mendapatkan namanya ketika seorang ahli geografi Jerman pada tahun 1870 bernama Ferdinand van Richthofen. 

Beliau menciptakan istilah itu karena sutra menjadi popularitas perdagangan saat rute itu digunakan.

Jalur Sutra Bukanlah Jalan

Jalur Sutra sesungguhnya bukan berupa jalan melainkan rute yang kompleks. Rute tersebut mencakup jalur darat dan juga laut yang harus dilintasi para pedagang jika ingin melakukan bisnis di tempat yang jauh. 

Rute ini pun sifatnya tidak tetap karena sewaktu-waktu dapat berubah bergantung pada cuaca, bencana alam, keberadaan bandit yang mengancam orang-orang yang melakukan perjalanan. 

Sutra Menjadi Barang Mewah yang Dijual di Jalur Sutera

Sutra menjadi produk andalan yang dianggap sama berharganya seperti emas pada saat itu. Sutra yang diperdagangkan ada yang masih dalam bentuk mentah berupa gulungan yang diwarnai, pakaian, permadani atau sulaman. 

Selain itu sutra juga sangat ringan untuk dibawa, sehingga sedikit memudahkan para pedagang saat harus membawa banyak barang-barang dalam perjalanan yang jauh. 

Barang Lain yang Diperdagangkan di Jalur Sutra

Sutra bukanlah satu-satunya produk yang diperdagangkan dan dibawa dari Tiongkok ke Jalur Sutera. Produk lain yang juga dijual adalah rempah-rempah, porselen, permata, koral, parfum, bulu, manik-manik kaca dan lainnya. 

Sementara barang-barang yang dibawa orang Eropa ke Tiongkok umumnya anggur, batu giok, hewan, budak, peralatan makan, dan gelas. 

Kendaraan Para Pedagang di Jalur Sutera

Dalam melakukan perjalanan panjang dan membawa banyak barang tentu membutuhkan kendaraan. Di masa itu orang-orang yang melalui Jalur Sutera biasanya menggunakan unta, kuda dan yak untuk membawa barang-barang mereka.  

Unta sendiri telah terbukti sangat berguna untuk mengangkut produk jarak jauh melalui daerah yang gersang.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zal
Reka
Zal

Zal

Editor
Reka

Reka

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US