The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Fakta-Fakta Penembakan Massal di Parade Hari Kemerdekaan Amerika Serikat
Barang-barang milik orang-orang duduk di sepanjang rute parade setelah penembakan massal di rute parade Empat Juli di Highland Park pinggiran Chicago , Illinois, AS 4 Juli 2022. (REUTERS/Cheney Orr)
Fakta Dan Mitos

Fakta-Fakta Penembakan Massal di Parade Hari Kemerdekaan Amerika Serikat

Selasa, 05 Juli 2022 19:46 WIB 05 Juli 2022, 19:46 WIB

INDOZONE.ID - Dalam beberapa bulan terakhir ini, kasus penembakan massal di Amerika Serikat terus terjadi. Kemarin, Senin (4/7/2022), insiden berdarah kembali terjadi di Chicago. Peristiwa terjadi di momen parade Hari Kemerdekaan Amerika Serikat.

Tembakan yang dilepaskan dari atap bangunan itu penewaskan enam orang dan melukai lebih dari 36 orang. Setelah penembakan massal di Highland Park, banyak lokasi di pinggiran kota Chicago membatalkan perayaan mereka.

Padahal, seharusnya perayaan tersebut berlangsung meriah dengan diwarnai musik dan kembang api. Namun, suasananya mendadak berubah jadi mencekam karena ada petumpahan darah.

Kronologi kejadian

Sara Hainsfurther, seorang penduduk asli Highland Park berusia 36 tahun yang menghadiri pawai bersama keluarganya, mengatakan bahwa dia telah menghadiri pawai tersebut hampir setiap tahun sejak dia masih kecil.

Di tengah pawai, tiba-tiba terdengar suara sangat keras yang tak ia duga bahwa ternyata itu adalah suara tembakan.

"Kedengarannya seperti kembang api yang meledak," kata Richard Kaufman yang berdiri di seberang jalan dari tempat pria bersenjata itu melepaskan tembakan.

Richard mengaku bahwa dirinya bahkan mendengar sekitar 200 suara tembakan. Mengetahui hal tersebut, orang-orang pun berusaha berlindung dan sebagian bayi-bayi menangis.

Setelah kepanikan tersebut, orang-orang sudah berjatuhan dan berdarah.

Pria tua dan guru jadi korban penembakan

Seorang guru di Sinagog dan seorang pria berusia 70-an yang datang dari Meksiko untuk mengunjungi keluarganya merupakan di antara mereka yang tewas dalam penembakan massal tersebut.

Parade ini menewaskan enam orang dan melukai lebih dari 36 orang.

Nicolas Toledo adalah korban pertama yang diidentifikasi pada Senin malam oleh keluarganya setelah seorang pria bersenjata di atas gedung melepaskan tembakan ke kerumunan keluarga pada parade.

"Kakek saya Nicolas Toledo, ayah dari delapan anak dan kakek dari banyak orang meninggalkan kami pagi ini 4 Juli, apa yang seharusnya menjadi hari keluarga yang menyenangkan berubah menjadi mimpi buruk yang mengerikan bagi kami semua," kata cucunya, Xochil Toledo.

Keluarga Toledo membuat halaman di layanan crowdfunding GoFundMe untuk mengumpulkan uang guna mengirim jenazahnya kembali ke negara asalnya, Meksiko. Dari penggalangan dana tersebut telah terkumpul donasi sebesar Rp494 juta.

Pelaku penembakan diduga seorang pemuda 22 tahun

Seorang pemuda berusia 22 tahun diduga menjadi orang yang dicurigai atas insiden penembakan di Parade Hari Kemerdekaan Amerika Serikat tersebut.

Pemuda yang diketahui bernama Robert E. Crimo itu sudah ditangkap pada Senin (4/6/2022) malam. Kini pemuda tersebut masih dalam penyelidikan polisi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
Dina
Dina

Dina

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US