The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Narapidana AS Ini Berhasil Menyelesaikan Soal Matematika Kuno!
Ilustrasi soal matematika. (photo/Ilustrasi/Pexels/Lum3n)
Fakta Dan Mitos

Narapidana AS Ini Berhasil Menyelesaikan Soal Matematika Kuno!

Kamis, 09 September 2021 14:28 WIB 09 September 2021, 14:28 WIB

INDOZONE.ID - Seorang narapidana jenius dari Amerika Serikat dilaporkan berhasil memecahkan permasalahan matematika kuno. Permasalahan mate itu ini pertama kali dikerjakan oleh ahli matematika Yunani, Euclid lebih dari dua abad yang lalu. Hal menarik dari peristiwa penyelesaian matematika ini bukan hanya soal kuno permasalahan itu. 

Tetapi, otak di balik pemberi solusi yang mengesankan atas permasalahan matematika ini adalah seorang pembunuh yang ada di penjara. Pembunuh yang dipenjara itu bernama Christoper Havens dengan usia 40 tahun. Havens sendiri telah menetap di penjara AS dekat Seattle selama 9 tahun terakhir. Dari batas selnya dan perpustakaan penjara, Havens baru-baru ini mampu pecahkan masalah dari aritmatika rumit yang membingunkan matematikawan selama berabad-abad. 

Sebuah laporan yang mengutip DW mengatakan Havens "keluar jalur" setelah meninggalkan sekolah menengah. Setelah menjadi pecandu narkoba, ia terlibat dalam momen kacau dan saat ini sudah menjalani masa 9 tahunnya di penjara dari total hukuman 25 tahun karena lakukan pembunuhan. Selama menghabiskan waktunya di penjara, Havens pun belajar sendiri dasar-dasar matematika yang lebih tinggi. 

Dia kemudian membuat kesepakatan dengan para penjaga penjara. Mereka memberinya hak akses buku-buku matematika yang lebih maju, selama dia mengajarkan keterampilan aritmatika dasar untuk rekan-rekannya. Mengutip Ancient Origins, bahwa Havens akhirnya menulis surat kepada penerbit buku matematika dan memesan edisi Annals of Mathematics. 

Dalam suratnya, dia mengatakan angka telah menjadi "misinya" dan mengatakan bahwa angka-angka dan matematika adalah alatnya untuk meningkatkan diri, tetapi dia tidak mempunyai siapapun untuk mendiskusikan ide matematikanya yang rumit.

Surat tahanan itu sampai ke profesor metematika terkenal, yaitu Umberto Cerruti dari Turin, yang berspesialisasi dalam "teori dasar bilangan, barisan integer, dan barisan polinomial." Hanya saja, sang profesor harus mempertaruhkan reputasinya itu karena putrinya, Marta Cerruti, yang telah memberikan surat itu sendiri kepadanya. Jadi, dia merasa berkewajiban untuk tanggapi Havens dan kemudian uji keterampilan matematika narapidana itu. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US