Ducking Stool, Metode Menghukum Para Penyihir dan Pelacur di Masa Lalu
Ilustrasi Metode Ducking Stool, metode untuk menghukum para penyihir. (enacademic.com)
Fakta Dan Mitos

Ducking Stool, Metode Menghukum Para Penyihir dan Pelacur di Masa Lalu

Kamis, 02 April 2020 14:00 WIB 02 April 2020, 14:00 WIB

INDOZONE.ID - Di masa lalu banyak metode unik yang dilakukan saat seseorang melakukan pelanggaran. 

Metode Ducking Stool adalah salah satu metode populer yang dilakukan untuk menghukum pelanggaran tertentu seperti penyihir dan pelacur. 

Metode ini dilakukan dengan mengikat para tersangka di kursi dengan kondisi tangan dan kaki yang terikat. 

Kursi tersebut lalu diikat pada sebuah katrol yang dapat diturunkan ke dalam kolam atau aliran air.

Jika yang menjadi tersangka adalah penyihir maka saat dicelupkan ke air mereka akan mengapung lalu setelah itu mendapat hukuman mati karena kesalahannya. 

Namun jika tersangka bukan penyihir mereka akan tenggelam di dasar air. Dan jika mereka tenggelam dan meninggal maka mereka yang tidak bersalah akan didoakan para pendeta agar masuk Surga. 

Selanjutnya jika tersangka adalah pelacur, metode ini akan menjadi penyiksaan bagi mereka karena tidak menghormati suaminya. 

Dikutip dari Encyclopedia.com bentuk penghinaan publik ini berlaku di Inggris dan Amerika dari awal abad ke-17 hingga awal abad ke-19. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zal
Reka
Zal

Zal

Editor
Reka

Reka

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US