The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sosok Dewa Buaya Mesir Kuno, Ciptakan Sungai Nil dari Keringatnya
Ilustrasi Dewa Buaya Mesir Kuno, Sobek. (wall.alphacoders.com)
Fakta Dan Mitos

Sosok Dewa Buaya Mesir Kuno, Ciptakan Sungai Nil dari Keringatnya

Minggu, 25 Oktober 2020 18:00 WIB 25 Oktober 2020, 18:00 WIB

INDOZONE.ID - Sobek adalah Dewa Buaya Mesir Kuno di Sungai Nil. Konon dalam legendanya, diyakini bahwa Sungai Nil diciptakan dari keringatnya. 

Oleh karena itu, Sobek mengendalikan air, dan juga kesuburan tanah. Sungai Nil diketahui penuh dengan makhluk agresif dan tak kenal takut. Tampaknya tepat jika Sobek dipuja oleh orang Mesir karena kejantanan dan kesanggupan reproduksinya.

Jadi meskipun Sobek dipuja dan dihargai atas anugerah tumbuh-tumbuhan dari tanah subur yang dipelihara Sungai Nil namun ia juga sangat ditakuti.

Karena sifat reptilnya, Sobek sering berperilaku agresif, kasar, dan dikenal sangat berlebihan dalam hal seksual.

Gambar Sobek pada relief Kuil Kom Ombo.
Gambar Sobek pada relief Kuil Kom Ombo. (ancient-origins.net)

Keberadaan Dewa Sobek, disebutkan dalam Teks Piramida, teks suci tertua di dunia. Dirinya merupakan pelindung firaun Mesir dan pasukan mereka. Kekuatan serta keberaniannya adalah sumber untuk mengatasi berbagai rintangan. 

Sobek juga melindungi mereka dari kejahatan, sihir yang merusak dan ilmu sihir yang berniat jahat.

Sebuah kuil khusus dibangun di Crocodilopolis dan didedikasikan untuk Sobek.

Sejarawan dan filsuf Yunani kuno, Herodotus, mencatat bahwa setiap orang yang dibunuh oleh buaya di distrik Crocodilopolis dianggap sebagai dewa.

Para korban dibalsem dan dimakamkan di peti mati suci setelah diberikan pemakaman khusus yang dilakukan oleh para pendeta Nil.

Sebagai salah satu bentuk pemujaan terhadap Dewa Sobek, buaya juga sering dipelihara di dalam kolam. Orang Mesir percaya bahwa jika mereka memberi makan buaya, mereka akan menerima berkah dari Sobek.

Penyembahan Sobek telah dilakukan sejak Kerajaan Lama, meski ketenarannya benar-benar tumbuh di zaman Kerajaan Pertengahan.

Patung Sobek dengan kepala elang.
Patung Sobek dengan kepala elang. (Wikipedia)

Di Kerajaan Lama, Sobek paling sering digambarkan sebagai pria berkepala buaya, dan kadang-kadang dalam bentuk buaya biasa. 

Penggambaran selanjutnya dari Kerajaan Tengah dan Baru, Sobek memiliki atribut yang mengbungkannya dengan Horus dan Ra. Terkadang wujud tubuhnya adalah buaya dengan kepala elang dengan mahkota ganda.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Reka
Reka

Reka

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US