The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Hari Ini dalam Sejarah 27 Januari: Lampu Pijar Temuan Thomas Alva Edison Dipatenkan
Thomas Alva Edison dan temuan bola lampu pijarnya (Underwood Archive via ThoughtCo)
Fakta Dan Mitos

Hari Ini dalam Sejarah 27 Januari: Lampu Pijar Temuan Thomas Alva Edison Dipatenkan

Kamis, 27 Januari 2022 08:38 WIB 27 Januari 2022, 08:38 WIB

INDOZONE.ID - Pada 27 Januari 1880, tepat hari 142 tahun yang lalu, bola lampu pijar berenergi listrik temuan Thomas Alva Edison dipatenkan oleh Badan Paten Amerika.

Sebenarnya, Edison bukan orang pertama yang menemukan lampu pijar listrik. Sebelumnya, sudah ada beberapa ilmuwan yang menemukan karya yang sama. Hanya saja, bola lampu pijar temuan Edison sangat berbeda dari segi efisiensi dan ketahanan.

Diketahui, Edison membuat lampu pijar listrik dengan menggunakan seutas karbon ataupun lempengan karbon yang mempengaruhi ketahanan lampu tersebut.

thomas alva edison
Thomas Alva Edison (Istimewa)

Edison menyebut prinsip pembuatan lampunya adalah ruang hampa udara dalam sebuah kaca. Itu mengapa lampu pijar listrik buatannya mampu bertahan hingga 50 hari.

Pada penemuan lampu pijar listrik sebelumnya, ketahanan lampu hanya beberapa jam saja. Terlebih lagi, penggunaan karbon pada lampu pijar buatan Edison membuatnya menjadi terjangkau, sangan berbeda dari temuan-temuan sebelumnya.

Edison tak sendiri

bola lampu pijar
Konsep bola lampu pijar temuan Thomas Alva Edison (Istimewa)

Dalam laporan Time disebutkan bahwa pembuatan bola lampu pijar berbahan karbon itu tak dilakukan oleh Edison sendiri. Dia mempekerjakan tim yang terdiri dari beberapa ahli dan ilmuan di laboratoriumnya di Menlo Park, New Jersey, AS.

Sebelum memutuskan untuk menggunakan karbon, Edison dan tim lebih dulu melakukan percobaan terhadap bahan lainnya. Bahkan percobaan itu telah dilakukan hingga 6 ribu kali sebelum akhirnya karbon bambu dipilih sebagai filamen yang pas.

Karbon bambu itu terbukti memberikan ketahanan yang terbaik untuk lampu, bahkan bisa menyala hingga 1.200 jam. Selain kualitasnya, penggunaan karbon bambu juga untuk menghindarkan tuntutan kepada Edison, karena ilmuwan sebelumnya telah mengembangkan benang karbon.

Setelah dipatenkan, lampu pijar listrik yang tahan lama itu mulai dipasang di jalanan dan rumah-rumah warga sepanjang satu kilometer di Manhattan New York pada 1882.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M Fadli
Nanda
M Fadli

M Fadli

Editor
Nanda

Nanda

Writer
JOIN US
JOIN US