Gunung Taal di Filipina Erupsi, Ini Fakta Mengenai Letusan Gunung Api
Gunung Taal di Filipina yang erupsi, Senin (13/1/2020), (Twitter/@franki_mackey)
Fakta Dan Mitos

Gunung Taal di Filipina Erupsi, Ini Fakta Mengenai Letusan Gunung Api

Magma di dalam perut bumi terdorong ke luar

Senin, 13 Januari 2020 17:00 WIB 13 Januari 2020, 17:00 WIB

INDOZONE.ID - Gunung Taal di Filipina mulai memuntahkan lahar, hari ini, Senin (13/1/2020), 3.20 A.M waktu setempat. Salah satu gunung terbesar di Flipina melontarkan kerikil dan abu vulkanik sampai sejauh 10 hingga 15 kilometer ke langit, seperti dilansir dari Reuters.

Gunung yang berada di wilayah Cavite, Filipina, yang berjarak sekitar 82 kilometer (km) dari Manila. Pihak berwenang setempat mengeluarkan peringatan bahwa letusan berbahaya mungkin akan terjadi, dikhawatirkan disusul dengan tsunami.

Apakah letusan gunung api itu ?

Dari data yang diterbitkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, gunung api meletus disebabkan magma di dalam perut bumi yang di dorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi atau karena pergerakan lempengan bumi, tumpukan tekanan dan panas cairan magma.

Letusannya membawa abu dan batu yang menyembur dengan keras, sedangkan lavanya bisa membanjiri daerah sekitarnya bahkan hingga radius ribuan kilometer.

Gunung Taal di Filipina yang erupsi, Senin (13/1/2020), (Twitter/@franki_mackey)
Gunung Taal di Filipina yang erupsi, Senin (13/1/2020), (Twitter/@franki_mackey)

Status gunung api aktif menjadi :

  • AWAS : Letusan dapat menjadi dalam waktu 24 jam.
  • SIAGA : Letusan dapat menjadi dalam waktu 2 minggu
  • WASPADA : Aktifitas vulkanik san seismik/kegempaan gunung sudah meningkat
  • NORMAL : Tidak ada gejala tekanan magma.

Apa akibat letusan gunung api ?

  • Awan panas , Bersuhu 300 sampai 700 derajat celcius, berkecepatan lebih dari 70 km/jam.
  • Material vulkanik, berupa batuan panas bersuhu lebih dari hujan abu yang mengandung asam dan berbahaya bagi pernafasan ,penglihatan,merusak air tanah dan tanaman
  • Lava atau lahar yang berwujud cairan kental bersuhu antara 700 sampai 1200 derajat celcius.
  • Gas beracun yang dapat keluar melalui rongga atau kawah bersama letusan, yang dapat mematikan makhluk hidup.
  • Tsunami, bilamana gunung api yang berada di bawah permukaan laut meletus.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Desika Pemita

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU