The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Catacombe dei Cappuccini, Rumah Ribuan Mayat Selama Berabad-abad di Italia
Mayat di dalam Capuchin Catacombs. (Flickr/Juan Antonio Segal)
Fakta Dan Mitos

Catacombe dei Cappuccini, Rumah Ribuan Mayat Selama Berabad-abad di Italia

Selasa, 11 Agustus 2020 20:00 WIB 11 Agustus 2020, 20:00 WIB

INDOZONE.ID - The Capuchin Catacombs of Palermo disebut juga Catacombe dei Cappuccini atau Capuchin Monastery Catacombs. 

Tempat ini merupakan penguburan katakomba di Palermo, Sisilia, selatan Italia.  

Catacombe dei Cappuccini adalah rumah bagi ribuan sisa mumi di berbagai negara bagian pengawetan yang berasal dari abad ke-16 hingga abad ke-20.

Mumi di Capuchin Catacombs. (planetofhotels.com)
Mumi di Capuchin Catacombs. (planetofhotels.com)

Dalam bahasa Indonesia tempat ini dapat diartikan sebagai Katakomba (makam di ruang bawah tanah) Biara Kapusin. 

Kota Palermo telah menjadi tuan rumah salah satu tempat wisata dunia yang lebih aneh dan tidak wajar.

Meski pintu Biara Kapusin terlihat biasa dari luar namun terdapat ruang bawah tanah berupa makan di bagian bawahnya. 

Terdapat hampir 8.000 mayat dengan pakaian terbaik mereka di dinding-dinding, di rak, di dalam peti atau duduk di bangku di dalam katakomba ini. 

Catacombe dei Cappuccini, makan bawah tanah di Palermo
Catacombe dei Cappuccini, makan bawah tanah di Palermo. (Flickr/Juan Antonio Segal)

Di sebagian besar budaya Barat, orang yang sudah lama meninggal biasanya tidak terlihat, disembunyikan dari yang hidup. 

Namun di tempat ini menjadi pengecualian. Tidak ada yang menghalangi yang hidup dan yang mati, kecuali seutas tali dengan tanda yang meminta pengunjung untuk menghormati.

Ruangan katakomba ini telah dipisah menjadi koridor dengan masing-masing jabatannya. 

Ada ruang untuk para tokoh agama, terutama mereka yang berhubungan dengan biara, untuk para profesional, seperti dokter, dan ruang untuk wanita, perawan, dan bayi. 

Mayat tertua dalam koleksi di Capuchin Catacombs ini adalah Silvestro da Gubbio, seorang biarawan yang meninggal pada tahun 1599.

Mayat Dibiarkan Mengering Alami

Jenazah yang ada di tempat ini mengalami mumifikasi alami yang kemungkinan besar diakibatkan oleh atmosfir yang sangat kering. 

Pada awalnya, para pendeta akan membaringkan orang mati di rak dan membiarkannya sampai cairan tubuh mereka benar-benar habis menetes. 

Makam bawah tanah Catacombe dei Cappuccini.
Makam bawah tanah Catacombe dei Cappuccini. (REUTERS/Tony Gentile)

Setahun penuh kemudian, jenazah yang telah mengering akan dibilas dengan cuka sebelum didandani ulang dengan pakaian terbaik mereka dan dikirim ke kamar yang tepat, untuk berdiri disana selamanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Reka
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
Reka

Reka

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US