The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ternyata, Nenek Moyang Anjing Merupakan Serigala Abu-Abu Purba yang Hidup di Zaman Es
Serigala abu-abu. (Ilustrasi/Dok. Science.org)
Fakta Dan Mitos

Ternyata, Nenek Moyang Anjing Merupakan Serigala Abu-Abu Purba yang Hidup di Zaman Es

Loh, kok bisa?

Selasa, 05 Juli 2022 16:00 WIB 05 Juli 2022, 16:00 WIB

INDOZONE.ID - Jika kebanyakan orang berpikir hewan anjing merupakan hewan yang sudah ada sejak dulu, sepertinya fakta ini perlu diluruskan. Pasalnya banyak para ilmuwan dari ahli gentika dan juga arkeolog memiliki pembuktian jika anjing ternyata hewan evolusi.

Francis Crick Institute telah menemukan jejak nenek moyang anjing yang dipercayai terungkap dari misteri anjing yang awalnya didomestikasi atau dijinakkan. Penemuan ini mungkin menjadi jawaban besar yang belum terjawab dalam sejarah manusia sebelumnya.

Baca Juga: Malangnya 'Mr Happy Face', Anjing Terjelek di Dunia Berumur 17 Tahun, Korban Kekerasan

Dikutip dari nationalgeographic, nenek moyang anjing dapat dilacak pada setidaknya dua populasi serigala purba. Temuan ini menjadi hal yang hingga kini masih menarik untuk diteliti oleh para ilmuwan.

Menurut hasil analisis ilmuwan, anjing berasal dari serigala abu-abu dengan domestikasi yang terjadi pada zaman es atau 15.000 tahun yang lalu. Namun, hasil analisis ini belum diketahui apakah evolusi ini terjadi di satu lokasi atau banyak tempat.

Para peneliti beralih ke genom serigala purba untuk pemahaman lebih lanjut tentang di mana anjing pertama berevolusi dari serigala. Mereka menganalisis 72 genom serigala purba, yang mencakup 100.000 tahun terakhir, dari Eropa, Siberia, dan Amerika Utara.

Mereka juga menemukan bukti bahwa dua populasi serigala yang terpisah menyumbangkan DNA pada anjing. Anjing purba dari Eropa timur laut, Siberia, dan Amerika tampaknya memiliki satu asal yang sama dari sumber timur.

Satu penjelasan yang mungkin menjadi gambaran untuk nenek moyang anjing adalah bahwa serigala menjalani domestikasi lebih dari sekali dengan populasi yang berbeda kemudian bercampur menjadi satu.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Abul Muamar
Abdul Fattah
JOIN US
JOIN US