The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Fakta Ilmiah: Anjing Akan Mencari Bantuan Manusia ketika Merasa Tidak Berdaya
Ilustrasi. (Photo/Ilustrasi/Unsplash)
Fakta Dan Mitos

Fakta Ilmiah: Anjing Akan Mencari Bantuan Manusia ketika Merasa Tidak Berdaya

Minggu, 06 Februari 2022 18:43 WIB 06 Februari 2022, 18:43 WIB

INDOZONE.ID - Fakta ilmiah yang kembali mencuat hari ini adalah tentang anjing. Disebutkan bahwa anjing akan berlari ke pemiliknya ketika mereka terjebak dalam situasi yang sulit.

Dari penelitian yang dipimpin Aix-Marseille University, eksperimen dengan 51 anjing menghasilkan pandangan untuk melihat reaksi ketika sepiring makanan ada di depan mereka, namun di luar jangkauan pada anjing tersebut.

Dilansir India Times, Minggu (6/2/2022), anjing yang ikut dalam penelitian merupakan anjing berjenis American Staffordshire Terrier, Labrador, Golden Retriever dan Schnauzer.

Anak-anak anjing itu dibawa ke sebuah ruangan oleh orang asing, memegang piring, yang kemudian diletakkan di salah satu dari dua rak, keduanya di luar jangkauan anjing. Setelah pemilik anak anjing masuk dan ilmuwan melihat perubahan mencolok pada perilaku serta vokalisasi anak anjing.

Sekitar 22 persen anjing bersuara, sedangkan 32 persen merengek dan 68 persen sisanya menggonggong. Sekitar 68 persen gonggongan dan rengekan ditujukan kepada pemiliknya dan jarang ditujukan kepada makanannya.

Baca juga: Mitos Keperawanan & Menstruasi: Apakah Selaput Dara Menghalangi Kebersihan Menstruasi?

Menurut para peneliti, ini menunjukkan seolah-olah anak-anak anjing itu mendorong tuannya untuk mendapatkan makanan untuk mereka atas nama mereka. Ilmuwan menjelaskan meski ketika penelitian berlangsung, banyak aspek komunikasi anjing yang belum sepenuhnya dipahami.

“Meskipun penelitian yang sedang berlangsung, banyak aspek komunikasi vokal anjing yang belum sepenuhnya dipahami, termasuk bagaimana mereka menyampaikan informasi tentang barang," tulis penelitian tersebut.

"Tujuan dari studi eksplorasi ini adalah untuk menentukan apakah anjing bersuara berbeda terhadap pemiliknya dan makanannya dalam tugas yang tidak dapat diselesaikan di mana makanan tidak dapat diakses dan untuk mengkarakterisasi komposisi akustik vokalisasi anjing,” tambah penelitian itu.

Di sisi lain, para ilmuwan mengakui telah berusaha untuk menentukan apakah anjing bersuara berbeda terhadap pemilik dan makanan mereka dalam hal partisi ulang dan komposisi akustik vokalisasi anjing. Hasilnya menunjukkan bahwa memang demikian.

Florence Gaunet, salah satu ilmuwan dari Aix-Marseille University menjelaskan bahwa pihaknya telah menemukan beberapa kesamaan vokal antara beberapa anjing yang menggonggong dalam penelitian itu, menunjukkan bahwa anjing menggunakan berbagai jenis kode vokal untuk meminta perhatian.

Artikel Menarik Lainnya:

M Fadli
M. Rio Fani
M Fadli

M Fadli

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US