The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Legenda Harpagornis Moorei, Burung Elang Raksasa dan Pemangsa dari Selandia Baru
Burung Elang Haast, pemangsa legenda dari Selandia Baru. (Photo/New Zealand Geoghrapic)
Fakta Dan Mitos

Legenda Harpagornis Moorei, Burung Elang Raksasa dan Pemangsa dari Selandia Baru

Selasa, 21 Desember 2021 23:52 WIB 21 Desember 2021, 23:52 WIB

INDOZONE.ID - Ilmuwan telah mengonfirmasi tentang legenda Maori, burung elang raksasa pemakan manusia. Maori dikenal sebagai Te Hokioi yang merupakan pemangsa manusia, dan hewan lainnya.

Burung itu memiliki jambul berwarna merah dan ujung sayang berwarna kuning-hijau. Dalam catatan yang diberikan Sir George Gray, Gubernur Awal Selandia Baru, nama burung itu diambil setelah teriakannya yang cukup kencang dan kuat.

Elang Haast

burung elang raksasa
(Photo/New Zealand Geoghrapic)

Para ilmuwan membuktikan cerita yang diturunkan secara turun temurun mengacu pada Elang Haast. Seekor raptor yang punah hanya 500 tahun yang lalu. Studi itu diterbitkan di The Journal of Vertebrate Paleontology.

Elang Haast (Harpagornis moorei) ditemukan di endapan rawa oleh Sir Julius von Haast pada tahun 1870-an. Pada awalnya, elang itu dianggap tidak berbahaya. Namun, setelah diketahui bahwa paruhnya menjadi alat untuk memangsa.

Elang Haast merupakan elang terbesar yang diketahui pernah ada, dengan perkiraan berat 15 kilogram. Ukurannya yang besar dijelaskan sebagai respons evolusioner terhadap ukuran mangsanya. Elang Haast menjadi punah sekitar tahun 1400, setelah moa diburu hingga punah oleh suku Maori pertama.

Suku Maori

suku maori
(Photo/Wikimedia)

Suku Maori adalah penduduk asli asal Polinesia yang tinggal di Selandia Baru. Suku ini berasal dari pendatang Polinesia timur yang tiba di Selandia Baru dalam beberapa gelombang migrasi menggunakan waka (kano) di antara tahun 1320 dan 1350.

Setelah terisolasi beberapa abad, para pendatang ini mengembangkan budaya mereka sendiri dengan bahasa, mitologi, teknik kriya, serta seni pertunjukan yang berbeda dengan budaya Polinesia timur lainnya.

Gaya hidup orang Maori banyak mengalami perubahan setelah orang Eropa datang ke Selandia Baru pada abad ke-17. Orang M?ori kemudian perlahan-lahan mengadopsi berbagai aspek budaya dan kehidupan masyarakat Barat.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Rumput Laut Khusus yang Bisa Turunkan Emisi Metana Sapi Menjadi Nol

Perilaku Elang Haast

burung elang raksasa
(Photo/New Zealand Geoghrapic)

Elang Haast memangsa spesies burung besar yang tidak bisa terbang, termasuk moa, yang beratnya mencapai lima belas kali berat elang. Moa merupakan burung asli Selandia Baru yang tidak dapat terbang.

Mereka unik karena tidak memiliki sayap, bahkan tidak memiliki sayap kecil. Limabelas spesies pada besar yang bervariasi, dengan yang terbesar, moa raksasa, mencapai tinggi sekitar 3.6 m dan berat 250 kg.

Pemangsa Semua Burung

burung elang raksasa
(Photo/Ilustrasi/Watpatt)

Elang Haast memangsa semua burung besar Selandia Baru, seperti bebek, angsa, moa, dan kereru. Mereka hanya ada di Pulau Selatan di Selandia Baru dan seperti kebanyakan predator di puncak piramida makanan, mereka tidak pernah banyak.

Setelah elang Haast terbunuh, mereka bisa berkemah di samping mangsanya sampai makan selesai. Tidak ada pesaing atau pemangsa lain untuk mengusir mereka.

Gambar gua mengkonfirmasi pengetahuan orang tentang elang. Alat-alat yang terbuat dari tulang elang menambah gambar. Satu atau dua cerita tradisional M?ori juga menunjukkan ingatan rakyat yang abadi tentang burung semacam itu.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
M. Rio Fani
JOIN US
JOIN US