The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Arkeolog Inggris Berhasil Temukan Batu Berukir Phallus, Penis yang Sedang Ereksi!
Tampilan batu yang berukirkan phallus. (photo/Dok. Live Science via Highways England)
Fakta Dan Mitos

Arkeolog Inggris Berhasil Temukan Batu Berukir Phallus, Penis yang Sedang Ereksi!

Jumat, 26 Februari 2021 13:14 WIB 26 Februari 2021, 13:14 WIB

INDOZONE.ID - Para arekolog di Inggris menemukan batu dengan ukiran phallus (arti harafiahnya adalah penis yang sedang ereksi) di era Romawi. Batu itu mungkin merupakan jimat keberuntungan pada saat dipahat pada 2.000 tahun yang lalu. 

Menurut Oxford Archaelogy, batu itu rusak saat tim penggalian berhasil menemukannya selama pekerjaan lapangan pada 2017 dan 2018, jelang konstruksi jalan A14. Baru-baru ini, setelah para arkeologi mempelajari pecahan batu itu, para ahli baru menyadari itu memiliki pahatan phallus.
Melihat hal itu, Ruth Shaffrey, spesialis batu di Oxford Archaelogy South memberikan komentarnya. 

"Sebagai salah satu dari empat contoh batu Romano-Inggris yang diukir dengan cara ini, batu tersebut adalah penemuan yang sangat signifikan," ungkap Ruth Shaffrey melansir Live Science. 

Para ahli menemukan lebih dari 300 milestone dan batu penggiling biji-bijian seukuran tangan selama penggalian. Tetapi pecahan batu khusus ini, yang ditemukan di dekat Cambridge, lebih menarik perhatian para ilmuwan. Batu tersebut tampkanya adalah batu gilingan berhias phallus yang pecah, kemungkinan besar digunakan, dan diubah menjadi batu perkakas tangan untuk menggiling batu. 

"Phallus dipandang sebagai gambaran penting dari kekuatan dan kejantanan di dunia Romawi. Itu juga menjadi praktik umum bagi para legiun untuk memakai jimat phallus yang akan memberi mereka keberuntungan sebelum pertempuran," ungkap Steve Sherlock, Kepala Arkeologi Highways England kepada proyek A14. 

Batu pahatan phallus yang baru ditemukan akan dirinci dalam studi peer-review mendatang oleh Shaffrey di jurnal Britannia. Penemuan lain dari penggalian arkeologi di sepanjang A14 termasuk gading mamut berbulu, tengkorak badak berbulu, dan bukti paling awal pembuatan bir di Inggris yang berasal dari 400 SM.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Ferry Andika
Fernando Sutanto
JOIN US
JOIN US