The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

7 Pembunuh Paling Kejam di Tanah Air, Nomor Satu Dukun AS: Habisi 42 Wanita dengan Keji
Pelaku pembunuhan paling sadis di tanah air, paling kejam Dukun AS yang membunuh 42 korbannya. (Foto/Dok/Antara)
Fakta Dan Mitos

7 Pembunuh Paling Kejam di Tanah Air, Nomor Satu Dukun AS: Habisi 42 Wanita dengan Keji

Minggu, 07 Agustus 2022 16:32 WIB 07 Agustus 2022, 16:32 WIB

INDOZONE.ID - Pembunuhan sadis pernah tercatat terjadi di Indonesia. Peristiwa yang mengiringi pembunuhan ini pun menyita banyak perhatian publik.

Tak main-main, kasus pembunuhan tersebut pun merenggut banyak nyawa yang salah satunya berjumlah 42 orang.

Kebanyakan dari kasus pembunuhan paling sadis tersebut terjadi pada akhir 90-an dan awal 2000an. Beberapa tersangka dari kasus-kasus tersebut pun sudah dieksekusi mati.

Berikut ini adalah tujuh kasus pembunuhan paling sadis di Indonesia. Sempat menghebohkan publik hingga jadi headline pemberitaan di media massa baik cetak maupun televisi pada saat terungkap.

1. Ahmad Suradji alias Dukun AS

Kasus pembunuhan paling sadis di Indonesia pertama melibatkan Ahmad Suradji. Kebanyakan orang dewasa muda Indonesia mungkin lebih mengenal Ryan Jombang sebagai kasus pembunuhan paling sadis di Indonesia.

Padahal sebelumnya, ada sosok Ahmad Suradji atau dikenal dengan panggilan Dukun AS. Seorang peternak asal Deli Serdang ini tertangkap setelah penemuan mayat oleh pihak kepolisian yang diduga adalah korban kekejian Dukun AS pada 27 April 1997.

Salah satu pembunuh berantai paling kejam ini mengakui telah membunuh 42 gadis dan wanita.

Ia melakukan pembunuhan berantai sendiri atas kepercayaannya kepada ilmu yang mampu memberikan kekuatan magis.

Dukun AS sendiri akhinya dijatuhi hukuman mati pada 27 April 1998 oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Lubuk Pakam.

Ia diekskusi pada 10 Juli 2008 oleh tim eksekusi Brigadir Mobil (Brimob) Sumatera Utara.

Ahmad Suradji pembunuhan paling sadis di Indonesia
Ahmad Suradji pembunuhan paling sadis di Indonesia


2. Dukun Asep

Kasus pembunuhan paling sadis di Indonesia berikut datang dari Tubagus Yusuf Maulana.

Dikenal sebagai Dukun Asep, kasus pembunuhan yang ia lakukan sendiri dilakukan pada dua periode yakni Mei dan Juli 2007.

Pada dua kali pembunuhan tersebut, ia sendiri diduga sudah merencanakannya jauh-jauh hari. Total korban yang ia bunuh secara sadis tersebut berjumlah delapan orang, lima pada 17 Mei 2007 dan tiga pada 19 Juli 2007.

Ia secara keci membunuh delapan orang tersebut yang awalnya ingin mengandakan uang pada Dukun Asep.

Naas, bagi kedelapan korban, Dukun Asep justru membunuh korbannya dengan upacara ritual dan minuman beracun.

Para korban percaya bahwa minuman tersebut yang mampu menggandakan uang mereka. Setelah tertangkap, tersangka dari pembunuhan paling sadis di Indonesia tersebut dijatuhi hukuman mati pada tahun 2008.

Dukun Asep
Dukun Asep

3. Ryan Jombang

Ryan Jombang mungkin namanya tak asing di telinga publik Indonesia. Pasalnya, kasus pembunuhan yang dilakukan Ryan Jombang sempat menjadi headline di berbagai media massa baik cetak ataupun televisi pada tahun 2008.

Dalang di balik pembunuhan paling sadis di Indonesia tersebut adalah Very Idham Henyansyah atau lebih dikenal dengan nama Ryan Jombang. Ia diketahui membunuh dan memutilasi para korban yang berjumlah 11 orang.

Awal mulanya, kasus ini berhasil diketahui setelah adanya penemuan tujuh mayat termutilasi dalam dua tas dan satu kantong plastik. Setelah itu, mayat lainnya ditemukan di lubang galian belakang rumah di Jombang.

Aksi pembunuhan yang dilakukan terjadi dalam kurun waktu 2006 hingga 2008. Motif ekonomi menjadi dasarnya. Ryan pun akhirnya divonis hukuman mati pada April 2009 dan masih menunggu waktu eksekusi hingga kini.

Ryan Jombang. (DOK. DEBORAH DEWI)
Ryan Jombang. (DOK. DEBORAH DEWI)

4. Babeh Baekuni

Bagi orang yang melewat Lapangan Banteng sekitar tahun 2010, pasti sempat melihat Baekuni atau Babeh.

Pasalnya, ia sendiri diketahui hidup menggelandang di lapangan di Jakarta Pusat tersebut pada kurun waktu tersebut.

Nah, ia sendiri terbukti bersalah atas terbunuhnya 14 pengamen jalanan berusia 9 sampai 12 tahun. Tak hanya sekadar membunuh, tersangka pembunuhan paling sadis di Indonesia ini pun tega memutilasi para korbannya.

Dibalik aksi pembunuhan yang ia lakukan, Babeh diketahui memiliki pengalaman pahit. Ia memiliki pengalaman sodomi paksa oleh seorang preman yang membuatnya mengidap pedofilia dan nekrofilia situasional.

Setelah terbukti bersalah, Babeh dijatuhi hukuman seumur hidup. Namun, tersangka dari pembunuhan paling sadis di Indonesia ini justru dijatuhi hukuman mati setelah mengajukan banding di Pengadilan Tinggi Jakarta.

Baekuni alias Babe dikawal petugas usai sidang pembacaan tuntutannya ditunda di PN Jakarta Timur, Senin (27/9). (Foto/Antara)
Baekuni alias Babe dikawal petugas usai sidang pembacaan tuntutannya ditunda di PN Jakarta Timur, Senin (27/9). (Foto/Antara)

5. Rio Martil

Rio Alex Bullo atau dijuluki Rio Martil adalah terpidana mati atas salah satu kasus pembunuhan paling sadis di Indonesia. Pasalnya, para korbannya sendiri dibunuh dengan menggunakan martil dan dicuri kendaraannya.

Kasus pembunuhan paling sadis di Indonesia tersebut terjadi pada rentang tahun 1997 hingga 2001. Kasus tersebut terungkap setelah ia membunuh dengan sadis seorang pengacara terkenal pada Januari 2001.

Setelah terbukti bersalah, ia pun akhirnya divonis hukuman mati di Pengadilan Negeri Purwokerto. Ia pun akhirnya mendekam di LP Nusa Kambangan sambil menunggu tanggal eksekusi mati untuk Rio.

Namun, kegilaan dari Rio Martil kembali terjadi di Nusa Kambangan. Ia terbukti membunuh teman satu sel tahanannya sendiri pada tahun 2005. Ia pun akhirnya dieksekusi dengan ditembak pada 8 Agustus 2008.

Rio Martil via Boombastis
Rio Martil via Boombastis


6. Ciswanto alias Robot Gedek

Kasus pembunuhan paling sadis di Indonesia lainnya dilakukan oleh Ciswanto atau lebih dikenal dengan nama Robot Gedek.

Ia melakukan aksi kriminal sadis tersebut selama dua tahun yakni rentang 1994 hingga 1996.

Robot Gedek terbukti membunuh 12 anak laki-laki yang berusia 9 hingga 15 tahun.

Pada pembunuhan paling sadis di Indonesia ini, ia pun menyodomi korban yang sudah jadi mayat, memutilasi, dan mengambil isi perut korban.

Bahkan, ia pun tak segan untuk meminum darah para korbannya. Robot Gedek sendiri mengaku bahwa ia selalu menikmati aksinya. Ia juga mengakui bahwa ia menyimpan potongan tubuh tertentu sebagai oleh-oleh.

Atas aksinya tersebut, pria ini pun dijatuhi hukuman mati. Namun, sebelum tanggal eksekusinya, Robot Gedek harus meregang nyawa akibat serangan jantung yang menimpa pembunuh berantai ini pada Maret 2007.

Ciswanto alias Robot Gedek (Foto/via Boombastis)
Ciswanto alias Robot Gedek (Foto/via Boombastis)

7. Astini

Kasus pembunuhan paling sadis di Indonesia terakhir datang dari Astini atau dikenal dengan nama Nyonya Astini. Astini sendiri terbukti sebagai salah satu pembunuh paling sadis di mana memutilasi korbannya.

Awal terbukanya kasus ini terjadi saat ditemukannya potongan kepala dalam kantong plastik Setelah diusut oleh pihak berwajib, Astini menjadi dalang dibalik salah satu pembunuhan paling sadis di Indonesia tersebut.

Ia terbukti membunuh tetangga setelah tersulut emosinya saat ditagih utang oleh para tetangganya dengan kata -kata kasar. Selain membunuh, ia pun memutilasi tubuh korbannya menjadi 10 bagian.

Nyonya Astini. (Foto/Tangkapan Layar Dok. SCTV)
Nyonya Astini. (Foto/Tangkapan Layar Dok. SCTV)

Setelah terbukti bersalah, ia pun dijatuhi hukuman mati pada Oktober 1996. Sempat melakukan banding yang ditolak pada Januari 1997, ia pun akhirnya dieksekusi dengan cara ditembak di daerah jantung pada Maret 2005.

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US