Kematian Tragis Akhilles di Medan Perang
Ilustrasi/historyextra.com
Fakta Dan Mitos

Kematian Tragis Akhilles di Medan Perang

Pahlawan Yunani.

Selasa, 28 Januari 2020 19:15 WIB 28 Januari 2020, 19:15 WIB

INDOZONE.ID - Kota Troya yang berduka setelah kematian Pahlawan sekaligus pangeran mahkota mereka, Hektor, kembali mendapat bala bantuan dari bangsa Assyria atau Ethiopia. Pasukan Assyria dipimpin oleh Pangeran Memnon, putra Thitonos dan Eos.

Thitonos adalah saudara dari raja Troya, sedangkan istrinya Eos merupakan Dewi Fajar. Kedatangan Memnon membuat sebagian pasukan Yunani tak berdaya dan menyebabkan kekacauan. Nastor salah satu pemimpin pasukan Yunani dikepung oleh pasukan Memnon.

Melihat ayahnya yang sudah tua tersebut dikepung musuh, Anthilokos dengan gegabah berusaha menyelamatkan ayahnya. Namun ia justru dibunuh oleh Memnon.

Nastor pun marah dan menantang Memnon untuk berduel. Akan tetapi Memnon menolak karena usahanya akan sia-sia sebab Nastor bukan tandingan Memnon. Nastor kemudian memanggil Akhilles untuk membantunya membalaskan kematian putranya.

Sebenarnya Akhilles sudah diperingatkan oleh ibunya, Dewi Thetis bahwa jika ia membunuh Memnon maka kematiannya akan segera tiba. Namun Akhilles tidak peduli dan akhirnya berhasil membunuh Memnon.

Melihat pemimpin mereka dibunuh, pasukan Assyria pun melarikan diri ke dalam kota Troya. Saat sedang mengejar musuh yang melarikan diri, Akhilles dipanah oleh Paris tepat di depan Gerbang Skaia. Dengan bantuan dari Dewa Apollo, panah tersebut tepat mengenai tumit Akhilles yang merupakan satu-satunya titik lemah yang dimiliknya. Singkat cerita, setelah berhasil dilumpuhkan Akhilles pun tewas di medan perang, tepat seperti apa yang telah ibunya ramalkan jauh sebelum Perang Troya dimulai.

Tubuh Akhilles pun diperebutkan oleh kedua pasukan di depan Gerbang Skaia. Pahlawan pasukan Yunani lainnya yaitu Aias dan Odisseus bekerja sama untuk membawa tubuh Akhilles kembali ke kamp Yunani. Aias bertugas membawa tubuh Akhilles setelah sebelumnya membunuh Pahlawan Troya, Glaukos.

Sedangkan Odisseus bertugas untuk menghadang pasukan Troya. Ketika upacara pemakaman Akhilles dilaksanakan di kamp Yunani, ibu Akhilles yaitu Dewi Thetis datang bersama saudari-saudarinya. Tubuh Akhilles pun dibakar dan abunya kemudian disatukan dengan abu sahabat baiknya, Patroklos, yang telah terlebih dahulu tewas di tangan Hektor.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Desika Pemita
Dita Rana
Dita Rana

Dita Rana

Content Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU