The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mengenal June Almeida, Wanita Penemu Virus Corona Pertama di Dunia
June Almeida, penemu virus corona pertama di dunia. (scienceinfo.net)
Fakta Dan Mitos

Mengenal June Almeida, Wanita Penemu Virus Corona Pertama di Dunia

Selasa, 25 Agustus 2020 20:00 WIB 25 Agustus 2020, 20:00 WIB

INDOZONE.ID - Wanita bernama June Almeida yang lahir pada tahun 1930 adalah wanita yang menjadi penemu virus corona manusia pertama di dunia.

Almeida menjadi ahli histopatologi di Rumah Sakit Royal Glasgow pada usia 16 tahun. Beberapa tahun kemudian ia pindah ke Toronto, Kanada dan membuat kemajuan besar dalam karirnya. 

Pada tahun 1964, dia bekerja di sekolah kedokteran di Rumah Sakit St Thomas. Ia memulai kolaborasinya dengan Dr. David Tyrrell, yang belajar di unit flu biasa di kota Salisbury, wilayah Wiltshire, Inggris.

Dr. Tyrrell dan timnya ketika itu menemukan beberapa virus yang berhubungan dengan flu biasa dari tim sukarelawan. 

Sampel virus dikirimkan ke June Almeida. Ia mengatakan dia telah melihat partikel virus di bawah mikroskop yang tampak seperti virus flu tapi tidak persis sama. 

Saat itulah ia menyebutkan bahwa virus itu sebagai kasus pertama virus corona yang ditemukan di tubuh manusia. 

Sebelum itu, Almeida pernah menemukan virus yang sama dalam penelitiannya tentang hepatitis tikus dan bronkitis menular pada ayam. 

Namun makalah penelitiannya ditolak dan orang-orang mengatakan bahwa gambar virus yang ia beri hanyalah gambar jelek dari virus flu. 

Dr. Tyrrell bersama Almeida dan penanggung jawab rumah sakit St Thomas, Profesor Tony Waterson pun memberikan nama Corona pada virus tersebut. 

Nama itu diberikan karena si bawah mikroskop elektron virus tersebut memiliki lingkaran cahaya terang, dengan lapisan luar yang dibungkus tampak seperti mahkota. Dan dalam bahasa Latin corona berarti mahkota.

Selama hidupnya Almeida telah menerima banyak paten di bidang virus dan dianugerahi gelar doktor di Graduate School of Medicine, London. 

Almeida meninggal pada usia 77 tahun pada bulan Juni 2007 dan 13 tahun setelah kematiannya, ia baru diakui sebagai pelopor dalam penemuan virus Corona.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Reka
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
Reka

Reka

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US