The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Paranormal Buta Baba Vanga Ramal 2022 Akan Kiamat, Mulai Virus Mematikan dan Invasi Alien
Baba Vanga peramal buta dikenal sebagai 'Nostradamus' dari Balkan. (Foto/Wikipedia)
Fakta Dan Mitos

Paranormal Buta Baba Vanga Ramal 2022 Akan Kiamat, Mulai Virus Mematikan dan Invasi Alien

Sabtu, 01 Januari 2022 14:19 WIB 01 Januari 2022, 14:19 WIB

INDOZONE.ID - Paranormal buta Baba Vanga diyakini telah meramalkan peristiwa 9/11 sebelumnya akan memprediksi tahun 2022 muncul virus baru yang mematikan hingga invasi alien.

Peramal yang dikenal sebagai 'Nostradamus dari Balkan' itu telah meninggal 25 tahun yang lalu tetapi diyakini memiliki bakat luar biasa untuk memprediksi peristiwa di masa depan.

Baba Vanga tumbuh di sebuah peternakan di wilayah yang sekarang bernama Makedonia dan jadi buta usai tersedot angin tornado.

Menurut mereka yang mengikuti dan menafsirkan ramalannya, momen kehilangan pengelihatan itu lah dianggap telah memberikannya anugrah 'penglihatan kedua'.

Baba Vanga Si
Baba Vanga Si 'Nostrodamus' dari Balkan. (Foto/Wikipedia)

Dia sebelumnya telah meramalkan terjadi pandemi Covid-19, serangan 11 September 2001, kematian Putri Diana hingga bencana Chernobyl seperti yang dilansir The Sun.

Tetapi bagi kritikus, banyak ramalannya yang salah dan tidak memiliki bukti kuat.

Meskipun demikian, setiap tahun orang berduyun-duyun untuk melihat apa yang Baba pernah katakan, ini terbukti dari penelusuran mesin pencarian Google oleh netizen yang melonjak setiap bulan Desember dan Januari.

Seperti ramalannya pada tahun 2021 ada upaya pembunuhan Vladimir Putin dan Donald Trump yang ternyata tidak terjadi.

Namun sebelum kematiannya di usia 75 tahun pada tahun 1996, peramal Bulgaria itu telah meramal apa yang akan terjadi hingga tahun 2022.

Tentu ramalannya itu membuat orang-orang tidak senang, Baba layaknya Nostradamus meramal pada tahun 2022 akan terjadi 'kiamat'.

Berikut ini sejumlah ramalan yang pernah dikeluarkan Baba Vanga dan diramalkan terjadi pada 2022.

Invasi Alien

Baba Vanga meyakini bahwa manusia akan melakukan kontak pertama dengan makhluk asing yang tiba melalui serangan asteroid.

Tapi makhluk luar angkasa tidak akan datang dengan damai.

Karena "kapal asing akan menyerang Bumi dan mereka akan mengebom kota hingga menangkapi orang-orang".

Benarkah terjadi invasi alien di tahun 2022. (Foto/Getty Images)
Benarkah terjadi invasi alien di tahun 2022. (Foto/Getty Images)

Ini mungkin terlalu mengada-ada ya guys.

Namun ramalan itu tampaknya benar-benar terjadi saat UFO terlihat hingga menjadi perdebatan serius di Washington.

Kongres AS bahkan meloloskan undang-undang penting untuk mendirikan kantor investigasi lapangan untuk menyelidiki pertemuan "alien".

Virus Siberia 

Akibat pemanasan iklim global, Vanga juga pernah melaporkan akan terjadi pencairan gletser di Rusia hingga membuat virus yang tidak aktif di dalamnya akan muncul permukaan.

Virus ini kemudian akan menyebar dan menjadi pandemi hingga membunuh jutaan orang.

Apa yang terjadi? Ramalan ini tampaknya benar-benar terjadi karena gletser berusia ratusan tahun dilaporkan telah mencair dan itu terjadi dengan cepat karena perubahan iklim.

Pada bulan Agustus, 28 virus baru yang diyakini berusia 15.000 tahun telah ditemukan bertahan di dalam gletser.

Virus baru diyakini muncul dari bongkahan es abadi di kutub utara. (Foto/Getty)
Virus baru diyakini muncul dari bongkahan es abadi di kutub utara. (Foto/Getty)

Virus, yang tidak diketahui peneliti pun ditemukan dalam sampel es yang dibor dari lapisan es Guliya di Dataran Tinggi Tibet, di Cina barat.

Kelaparan parah

Menurut pengikut ramalan Baba Vanga, Pada tahun 2022, akan ada kelaparan parah karena perubahan iklim.

Katanya bakal ada serangan wabah belalang dari Afrika, kondisi itu bakal merusak tanaman yang jadi konsumsi utama manusia dan menyebabkan penduduk kelaparan.

Baba Vanga saat masih hidup. (Foto/Wikipedia)
Baba Vanga saat masih hidup. (Foto/Wikipedia)

Perang juga akan pecah karena perebutan sumber makanan.

Dia memperingatkan orang-orang akan berakhir dengan memakan "kumbang, daun atau lumpur".

Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (WFP) telah memperingatkan bahwa jumlah orang yang terancam kelaparan (IPC4/Darurat atau lebih buruk) di 43 negara telah meningkat menjadi 45 juta orang, karena kelaparan akut melonjak di seluruh dunia.

Jumlah ini meningkat dari 42 juta di awal tahun dan 27 juta di 2019.

Direktur Eksekutif WFP David Beasley mengatakan: "Puluhan juta orang terancam masuk ke dalam jurang kelaparan."

"Kami mengalami konflik, perubahan iklim, dan COVID-19 yang meningkatkan jumlah orang kelaparan, dan data terbaru menunjukkan sekarang ada lebih dari 45 juta orang yang berbaris menuju ambang kelaparan."

Invasi Locus

Menurut Horoskop tahunan, Baba Vanga meramalkan akan terjadi hal buruk di India.

Dia menunjukkan bahwa suhu di sana akan mencapai 50 derajat Celcius.

Tapi lebih buruk lagi, katanya, belalang kemudian akan menyerang tanaman dan areal pertanian hingga mengakibatkan kelaparan. Bahkan masalah parasit di sana telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Pada bulan Mei jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya menyerbu lahan pertanian lebih dari dua lusin distrik yang mencakup lebih dari 50.000 hektar daerah gurun di India barat.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US