The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pengakuan Mantan Pelaku Babi Ngepet: Jalani Tirakat dan Ada Perjanjian Tumbal Anak Kecil
Seorang pria yang mengaku pernah menjadi pelaku babi ngepet. (YouTube/TH.2 TV)
Fakta Dan Mitos

Pengakuan Mantan Pelaku Babi Ngepet: Jalani Tirakat dan Ada Perjanjian Tumbal Anak Kecil

Sekarang Sudah Insaf

Rabu, 18 Mei 2022 17:05 WIB 18 Mei 2022, 17:05 WIB

INDOZONE.ID - Babi ngepet adalah salah satu praktik klenik yang banyak dipercaya keberadaannya oleh masyarakat di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia.

Praktik klenik ini belakangan memang sudah jarang terdengar, namun gaungnya sampai sekarang masih terdengar.

Meskipun sulit dibuktikan kebenarannya secara empiris, nyatanya praktik ini masih dipercaya sampai sekarang. Bahkan pada April 2021 lalu, seekor babi yang ditangkap warga di Depok disebut-sebut sebagai babi ngepet. Karena geram, babi itu lantas dipotong jadi dua bagian oleh warga.

Percaya atau tidak, nyatanya orang yang mengaku pernah menjadi praktik babi ngepet ada.

Salah satunya tampil dalam wawancara di kanal YouTube TH.2 TV.  Firman (bukan nama sebenarnya), mengaku pernah menjadi babi ngepet pada tahun 2003 lalu.

ist
Ilustrasi babi ngepet. (Istimewa)

Untuk bisa jadi babi ngepet, ia terlebih dulu menuntut ilmu dengan seorang dukun di wilayah Jawa Barat. Sebelum jadi babi, ia akan membaca mantra.

Usai membaca mantra, perlahan wajahnya akan berubah jadi babi, lalu disusul kaki dan tangannya.

Pria itu mengaku menjalani praktik babi ngepet karena desakan ekonomi.

"Pagi cuma minum air embun, zuhur makan beberapa kepal ketan putih, lalu puasa lagi sampai malam," ujar pria itu.

Selama menuntut ilmu, pada malam ke-19, pria itu ditemui oleh makhluk babi seukuran kerbau. Makhluk itu tidak kasat mata.

"Babi besar itu duduk dan bisa bicara. Ngaku sebagai rajanya babi. Diberi tawaran, 'kalau kamu inginkan harta, bisa dengan mudah. Pepet rumah-rumah. Harta dan uang di dalam rumah itu akan kamu ambil'," ujarnya.

Namun, untuk mendapatkan ilmu babi ngepet, sang "Raja Babi" itu meminta tumbal darinya berupa anak kecil. 

"Ada perjanjian minta tumbal. Tumbal itu berupa anak. Tidak harus anak sendiri. Asalkan anak kecil," katanya.

Pada akhirnya, pria itu berhenti jadi babi ngepet karena menyadari bahwa itu jalan sesat. Ia pun kini telah insaf dan mencari nafkah dengan cara yang wajar.

"Jangan sampai terpengaruh oleh kesesatan," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US