The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pura-pura Sedih Sampai Menangis, 'Air Mata Buaya' Bukan Sekedar Istilah, Begini Ceritanya
Ilustrasi buaya. (Freepik)
Fakta Dan Mitos

Pura-pura Sedih Sampai Menangis, 'Air Mata Buaya' Bukan Sekedar Istilah, Begini Ceritanya

Rabu, 14 April 2021 16:31 WIB 14 April 2021, 16:31 WIB

INDOZONE.ID - Seperti diketahui, istilah 'air mata buaya' diperuntukkan bagi orang-orang yang berpura-pura sedih hingga menangis.

Faktanya, ternyata, 'air mata buaya' bukanlah sekedar istilah melainkan ada asal-usulnya.

Dihimpun dari berbagai sumber, istilah 'air mata buaya' sudah ada sejak tahun 1357, yang digunakan dalam buku The Travels of Sir John Mandeville karya John Mandeville. 

Dalam buku tersebut, terdapat cerita tentang seekor buaya yang berpura-pura tidak memakan daging.

Namun, suatu saat buaya itu ditemukan membunuh seorang laki-laki. 

Anehnya, buaya tersebut terlihat mengeluarkan air mata saat memakan korbannya.

Nah, kenyataannya, buaya memang akan terlihat meneteskan air mata ketika menyantap mangsanya. 

Namun, ini bukan karena sang buaya bersedih atau menyesal melainkan itu terjadi karena proses biologis dalam tubuhnya.

Ketika melahap mangsanya, kelenjar air mata buaya menjadi tertekan, sehingga keluar air mata. 

Air mata yang keluar itulah yang membuat buaya terlihat seperti sedang menangis.

Jadi, sejak saat itu sampai sekarang, istilah “air mata buaya” sering digunakan.

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Laila Rahmi Batubara

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US