Carlos Pria Yang Dijuluki 'Manusia Separuh Kepala' Karena Kehilangan Otak
wikipedia
Fakta Dan Mitos

Carlos Pria Yang Dijuluki 'Manusia Separuh Kepala' Karena Kehilangan Otak

Jumat, 11 Januari 2019 14:35 WIB 11 Januari 2019, 14:35 WIB

Carlos adalah seorang pria yang dijuluki 'manusia separuh kepala'. Pasalnya, dia telah kehilangan sebagian besar otak dan tulang tengkoraknya.

\n\n

Hal itu dikarenakan saat usianya 14 tahun, Carlos pernah mencuri mobil setelah dia dan teman-temannya minum minuman keras dan menghisap narkoba.

\n\n

Saat mereka mengendarai mobil, kecelakaan terjadi dan rem mobil yang diinjak sangat mendadak membuat Carlos terpental dari dalam mobil, sehingga kepalanya menabrak sebuah batu.

\n\n

Akhirnya, dokter harus memotong sebagian besar daging dan tulang di kepala untuk membantunya bertahan hidup.

\n\n

Otomatis, otak yang dimilikinya juga tinggal setengah. Carlos pernah menunjukkan dahi dan tengkoraknya yang tinggal separuh, tapi ia sering dianggap bohong.

\n\n

Namun ia tetap meyakinkan bahwa kondisi yang dialami benar-benar merupakan cedera ekstrem akibat narkoba.

\n\n

Operasi yang dijalani oleh Carlos saat itu adalah operasi hemispherectomy, atau pemotongan setengah bagian otak. Tujuan utamanya adalah mengangkat bagian otak yang rusak supaya nyawa pasien bisa tertolong.

\n\n

Selama 100 tahun terakhir, para dokter ahli sudah melakukan banyak sekali operasi seperti ini untuk menyelamatkan nyawa pasien-pasiennya. Hal yang menakjubkan adalah, sifat kepribadian maupun ingatan dari pasien tidak berubah.

\n
Indozone Media

,

Editor