The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Berikut Penjelasan Siklus Hidrologi pada Air Laut yang #KAMUHARUSTAU
Ilustrasi air laut. (photo/Ilustrasi/Pexels/Lisa Fotios)
Fakta Dan Mitos

Berikut Penjelasan Siklus Hidrologi pada Air Laut yang #KAMUHARUSTAU

Kamis, 25 Februari 2021 15:58 WIB 25 Februari 2021, 15:58 WIB

INDOZONE.ID - Air menjadi salah satu sumber daya alam yang sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan hidup kita. Air sendiri termasuk ke dalam sumber daya alam yang dapat diperbarui melalui proses sirkulasi, salah satunya lewat proses penguapan air laut. 

Proses sirkulasi atau daur ulang air ini berlangsung terus menerus sehingga ketersediaan air di Bumi dapat terjaga. Salah satu tahapan proses daur ulang ini adalah evaporasi atau dikenal proses penguapan air dari berbagai sumber salah satunya air laut, dikarenakan terkena cahaya matahari. 

Pada dasarnya, evaporasi merupakan salah satu proses penguapan air dari berbagai sumber air yang ada di Bumi dengan membentuk uap air. Nantinya, uap air itu akan mengembun dan membentuk awan yang mengandung air laut, proses ini diartikan sebagai kondensasi. Proses dari evaporasi air laut akan berlangsung lebih cepat dikarenakan faktor kadar salinitas yang tinggi. 

Proses evaporasi menjadi salah satu kunci penting terjadinya proses daur ulang air agar terjadi secara terus menerus. Setelah proses penguapan air laut menjadi awan terlewati, maka akan terbentuknya hujan dan menyebabkan titik-titik air jatuh ke Bumi. Hujan pun terjadi ketika awan tidak lagi sanggup menampung uap air dari laut. Sebutan ilmiah untuk turunnya hujan merupakan proses presiptasi. 

Setelah itu, rintik hujan tadi pun mengalir ke sungai, danau, hingga kembali ke lautan. Terkadang sebelum mengalir ke lautan, air akan terlebih dahulu diserap tanah yang menjadi sumber energi tumbuhan. Proses penyerapan air hujan ini dinamai infiltrasi. 

Siklus tersebut akan terus berulang selama proses penguapan air laut masih terjadi. Tahapan siklus ini pun diberi nama siklus hidrologi. Meski demikian, proses ini bisa melambat dikarenakan beberapa faktor, seperti cahaya matahari pada proses evaporasi atau ketersediaan pada proses infiltrasi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US