The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Peristiwa 4 Maret: Wafatnya Salahuddin Ayyubi dan Berdirinya Pemerintahan Kota Batavia
Pejuang Muslim, Salahuddin Ayyubi (kiri) dan Logo kota Batavia pada masanya (kanan). (Wikipedia).
Fakta Dan Mitos

Peristiwa 4 Maret: Wafatnya Salahuddin Ayyubi dan Berdirinya Pemerintahan Kota Batavia

Dan beberapa peristiwa lainnya.

Kamis, 04 Maret 2021 08:17 WIB 04 Maret 2021, 08:17 WIB

INDOZONE.ID - Berbagai peristiwa penting pernah terjadi di tanggal 4 Maret yang jatuh hari ini. Kali ini Indozone mencoba mengumpulkan empat contoh peristiwa sejarah yang kebetulan pernah terjadi pada tanggal tersebut.

Salah satu contohnya adalah  peristiwa wafatnya pejuang muslim yang terkenal di Perang Salib, Salahuddin Ayyubi sampai pembentukan pemerintahan kota Batavia di Jayakarta. Berikut beberapa peristiwa bersejarah yang dilansir dari Wikipedia, Kamis (4/3/2021).

4 Maret 1193: Wafatnya Salahuddin Ayyubi, jenderal dan pejuang muslim yang dikenal dalam Perang Salib

Salahuddin. (Wikipedia).
Salahuddin. (Wikipedia).

Yusuf bin Najmuddin al-Ayyubi dan mendapatkan julukan Salahuddin Ayyubi/Saladin/Salah ad-Din. Salahuddin terkenal di dunia Muslim dan Kristen karena kepemimpinan, kekuatan militer, dan sifatnya yang ksatria dan pengampun pada saat ia berperang melawan tentara salib. 

Saladin meninggal karena demam pada 4 Maret 1193, di Damaskus, tidak lama setelah kepergian Raja Richard. Yang menjadi milik Shalahuddin pada saat kematiannya adalah satu keping emas dan empat puluh keping perak.  Ia telah memberikan kekayaannya yang besar kepada rakyatnya yang miskin, tidak menyisakan apapun untuk membayar pemakamannya.

4 Maret 1519: Hernán Cortés tiba di Meksiko untuk mencari peradaban Aztec dan kekayaannya.

Hernán Cortés
Hernán Cortés. (Wikipedia).

Hernán Cortés adalah conquistador yang menaklukkan Meksiko bagi Spanyol. Cortès menuntut ilmu selama dua tahun di Universitas Salamanca, dan pada usia sembilan belas tahun meninggalkan Spanyol demi mencari keuntungan di benua sebelah barat sana yang baru saja diketemukan.

Pada 4 Maret 1519, iring-iringan Cortes berisi sekitar 600 pria, termasuk para budak dari Afrika, deretan kuda, dan artileri mulai memasuki kawasan Meksiko. Beragam versi memunculkan nama lokasi yang menjadi pendaratan pertama rombongan Cortes. Ada yang menyebut di daerah Veracruz, Cozumal, Cabo Catoche, Yucatan, dan lainnya.

Cortes yang sudah punya keputusan bulat menuju pedalaman, bergerak maju ingin menduduki daerah kekuasaan Aztec, serta mengambil logam berharga milik kerajaan Aztec.

Baca Juga: Lesula, Spesies Kera Pemalu yang Ditemukan di Kongo Afrika

4 Maret 1621: Pemerintahan kota Batavia dibentuk di Jayakarta.

Kastil Batavia. (Wikipedia)
Kastil Batavia. (Wikipedia)

Ibu kota Hindia Belanda, Batavia didirikan di pelabuhan bernama Jayakarta yang direbut dari kekuasaan Kesultanan Banten. Sebelum dikuasai Banten, bandar ini dikenal sebagai Kalapa atau Sunda Kelapa, dan merupakan salah satu titik perdagangan Kerajaan Sunda. Dari kota pelabuhan inilah VOC mengendalikan perdagangan dan kekuasaan militer dan politiknya di wilayah Nusantara.

Pada 4 Maret 1621, pemerintah Stad Batavia dibentuk. Jayakarta dibumiratakan dan dibangun benteng yang bagian depannya digali parit. Di bagian belakang dibangun gudang juga dikitari parit, pagar besi dan tiang-tiang yang kuat. Selama 8 tahun kota Batavia sudah meluas 3 kali lipat. Pembangunannya selesai pada tahun 1650.

4 Maret 1665: Raja Inggris Charles II menyatakan perang terhadap Belanda menandai dimulainya Perang Anglo-Belanda Kedua.

Perang Anglo Kedua. (Wikipedia)
Ilustrasi Perang Anglo-Belanda Kedua. (Wikipedia)

Perang Inggris-Belanda Kedua dilakukan antara Inggris dan Provinsi Bersatu mulai 4 Maret 1665 hingga 31 Juli 1667. Inggris berusaha mengakhiri dominasi Belanda atas perdagangan dunia. Setelah kesuksesan pertama Inggris, perang berakhir dengan kemenangan Belanda. Kebencian antara Inggris dan Prancis kemudian mengarah pada peperangan baru.

Pada 31 Juli 1667, Traktat Breda mengukuhkan perdamaian antara kedua negara. Traktat ini mengizinkan Inggris mempertahankan kekuasaannya di Belanda Baru (berganti nama menjadi New York, berasal dari James), sementar Belanda mempertahankan kekuasaannya di Pulau Run, Hindia Belanda Timur dan tanaman tebu di Suriname yang mereka kuasai tahun 1667, Solusi uti possidetis sementara ini diresmikan pada Traktat Westminster (1674). Undang-Undang Navigasi diperbarui atas permintaan Belanda.

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Edi Hidayat
M Fadli
Edi Hidayat

Edi Hidayat

Editor
M Fadli

M Fadli

Writer
JOIN US
JOIN US