The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

#KAMUHARUSTAU: Mengenai Istilah dan Ciri-ciri dari False Hunger!
Makanan. (photo/Ilustrasi/Pexels/Jonathan Borba)
Fakta Dan Mitos

#KAMUHARUSTAU: Mengenai Istilah dan Ciri-ciri dari False Hunger!

Rabu, 15 September 2021 14:32 WIB 15 September 2021, 14:32 WIB

INDOZONE.ID - Tidak hanya janji yang bisa palsu, ternyata rasa lapar juga bisa palsu atau disebut sebagai false hunger. Kondisi ini bila dibiarkan dapat menstimulasi tubuh untuk memamah makanan berlemak dan manis. Otak menjadi bagian tubuh yang seringkali susah ditebak cara kerja. Otak sendiri dapat menciptakan berbagai ilusi pemikiran, salah satunya mengendalikan rasa lapar. 

Isyarat rasa lapar ini dapat terjadi ketika terdapat trigger seperti melihat iklan makanan ataupun kue-kue cantik yang berjejer pada etalase toko. Berdasarkan keterangan dari Janice Hillman yang adalah dokter dari Penn Adolescent and Young Adult Medicine Radnor, mengatakan tubuh adalah komunikator yang hebat, tetapi bisa saja salah mempersepsi respon. 

Rasa lapar palsu atau false hunger merupakan kondisi ketika makan karena rasangan eksternal atau emosional. Hilman juga ungkapkan bahwa terkadang false hunger ini dipicu oleh stress ataupun merasa bosan. Agar tidak mengonsumsi makanan secara berlebihan, kamu perlu membedakan rasa lapar asli dan false hunger. 

False hunger biasanya menstimulasi tubuh untuk makan makanan yang berlemak, manis, dan asin. Sedangkan rasa lapar asli akan mereda saat memakan makanan apapun termasuk dengan sayur atau buah. Melansir Penn Medicine, terdapat hal-hal yang memicu terjadinya false hunger. 

  • 1. Melihat iklan makanan dan membuka kulkas tanpa alasan
  • 2. Merasa stres atau tertekan
  • 3. Stimulus dari luar seperti ditawari makanan
  • 4. Kebiasaan ngemil saat minum kopi atau teh
  • 5. Bosan dan lelah

Agar false hunger ini tidak sering mengganggu, Hilman menyarankan untuk mengubah pola hidup menjadi lebih sehat dan lebih mengenali pola kebiasaan tubuh termasuk mengenai rasa lapar.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto
JOIN US
JOIN US