The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sejarah 20 Maret: Diduga Pandemi Black Death Diciptakan, Tewaskan Puluhan Juta Orang
Ilustrasi perawatan korban Black Death di abad pertengahan (Mark Gridley)
Fakta Dan Mitos

Sejarah 20 Maret: Diduga Pandemi Black Death Diciptakan, Tewaskan Puluhan Juta Orang

Minggu, 20 Maret 2022 14:07 WIB 20 Maret 2022, 14:07 WIB

INDOZONE.ID - Pada abad pertengahan, tepatnya pada abad ke-14, dunia dilanda sebuah pandemi yang disebut Black Death. Pandemi ini menewaskan hingga ratusan juta orang di seluruh dunia.

Dilansir History, menurut para sarjana di Universitas Paris, Black Death diciptakan pada 20 Maret 1345. Virus tersebut berasal dari sesuatu yang mereka sebut 'konjungsi tiga kali lipat Saturnus, Jupiter dan Mars di tingkat ke-40 Aquarius'.

Pandemi Black Death disebabkan oleh bakteri yersinia pestis. Bakteri itu dibawa oleh kutu yang biasanya bepergian dengan tikus, tetapi melompat ke mamalia lain ketika tikus itu mati.

Ahli memperkirakan bahwa virus tersebut pertama kali muncul pada manusia di Mongolia sekitar tahun 1320, walaupun penelitian terbaru menunjukkan itu mungkin virus itu telah ada ribuan tahun sebelumnya di Eropa.

Manusia yang terinfeksi virus itu akan mengalami sakit kepala, demam, dan kedinginan. Selain itu, muncul warna keputihan pada lidah sebelum terjadinya pembengkakan parah pada kelenjar getah bening.

Dalam kondisi parah, tubuh akan dipenuhi bintik-bintik hitam dan ungu, kemudian kematian dapat menyusul dalam seminggu.

Setelah suku-suku pengembara Mongolia dihancurkan oleh wabah, wabah itu menyebar ke selatan dan timur ke Cina dan India dan angka kematiannya pun sangat tinggi.

Diperkirakan penyakit itu menyebar ke Eropa pada tahun 1346. Black Death mulai menyerang kota-kota pelabuhan di Eropa. Di Venesia misalnya, total 100.000 orang meninggal dengan sebanyak 600 orang meninggal setiap hari pada puncak wabah.

Pada tahun 1347, penyakit ini menyebar ke Prancis dan Paris kehilangan sekitar 50.000 orang. Tahun berikutnya, Inggris menjadi korban.

Pada saat yang terburuk berakhir pada tahun 1352, sepertiga dari populasi bumi mati akibat Black Death.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
Nanda
Nanda

Nanda

Writer
JOIN US
JOIN US