The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pemandangan Bayi Dinosaurus Sempurna yang Berusia 72 Juta Tahun, Dianggap Fosil Terindah
Baby Yingliang. (Photo/Daily Sabah)
Fakta Dan Mitos

Pemandangan Bayi Dinosaurus Sempurna yang Berusia 72 Juta Tahun, Dianggap Fosil Terindah

Minggu, 26 Desember 2021 18:36 WIB 26 Desember 2021, 18:36 WIB

INDOZONE.ID - Ahli paleontologi dari University of Birmingham telah menemukan embrio dinosaurus yang sangat langka dan diawetkan yang meringkuk di dalam fosil telur di China Selatan.

Ilmuwan menjelaskan bahwa embrio tersebut dalam kondisi sangat baik dan telah berusia sekitar 72 juta tahun. 

Embrio tersebut diberi nama 'Baby Yingliang' (dari Museum Sejarah Alam Batu Yingliang di Xiamen) dan ditemukan di bawah bebatuan 'Formasi Hekou' di Taman Industri Shahe di Kota Ganzhou, Provinsi Jiangxi.

Spesies Berparuh Ompong

fosil terindah
(Photo/Daily Sabah)

Menurut ahli paleontologi, embrio tersebut termasuk dalam spesies theropoda berparuh ompong, yang juga dikenal sebagai oviraptorosaurus.

Ilmuwan juga mengatakan bahwa temuan itu merupakan embrio dinosaurus yang paling lengkap yang pernah diketahui.

Embrio mengingatkan pada postur yang tidak jauh berbeda dengan burung dalam tahap perkembangan embrio. Bahkan lebih mengingatkan pada burung daripada dinosaurus lainnya.

Baca juga: Pernah Tak Sengaja Memakai Baju Terbalik? Katanya Kamu Bakal Dapat Rejeki Loh!

Hampir Menetas

fosil terindah
(Photo/Daily Sabah)

Berdasarkan analisis, tampak seolah-olah spesimen hampir menetas, dengan kepala di bawah tubuhnya, dan punggung melengkung ke ujung tumpul telur dengan kaki diposisikan di kedua sisi.

Oviraptorosaurus bisa memiliki panjang sekitar 10,6 inci dari kepala hingga ekor, berkembang di dalam telur sepanjang 6,7 inci.

Seluruh postur ini mirip dengan 'menyelipkan' pada burung yang merupakan perilaku embrionik penting yang dikendalikan oleh sistem saraf pusat untuk memastikan keberhasilan penetasan.

Melihat Baby Yingliang dalam posisi ini mengisyaratkan bahwa posisi khusus ini mungkin tidak hanya ada pada burung modern, tetapi mungkin juga pertama kali berevolusi di antara dinosaurus theropoda non-unggas.

Rekan penulis makalah dan paleontolog vertebrata Steve Brusatte dari University of Edinburgh mengatakan kalau telur itu salah satu fosil terindah.

“Embrio dinosaurus di dalam telurnya ini adalah salah satu fosil terindah yang pernah saya lihat. Dinosaurus pralahir kecil ini terlihat seperti bayi burung yang meringkuk di dalam telurnya, yang merupakan bukti lebih banyak lagi bahwa banyak ciri khas burung saat ini pertama kali berevolusi pada nenek moyang dinosaurus mereka,” katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
M. Rio Fani
JOIN US
JOIN US