The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mengenal Kitsune, Legenda Roh Rubah Berekor Sembilan dari Jepang
Ilustrasi Kitsune. (photo/Dok. Wikipedia)
Fakta Dan Mitos

Mengenal Kitsune, Legenda Roh Rubah Berekor Sembilan dari Jepang

Rabu, 24 Februari 2021 14:09 WIB 24 Februari 2021, 14:09 WIB

INDOZONE.ID - Roh rubah yang dikenal dengan nama Kitsune di Jepang, Gumiho di Korea dan Huli Jing di Tiongkok. Pada dasarnya, mereka merupakan makhluk yang sama tetapi dengan sedikit perbedaan dikarenakan wilayah yang berbeda. Pada ketiga budaya itu, sebagian besar cerita roh rubah pun dipandang sebagai makhluk jahat. Mereka dikenal berdampak buruk bagi manusia yang bertemu dengannya. 

Roh rubah mendekati manusia untuk menyedot kekuatan hidup mereka dan bahkan memakan dagingnya. Dengan demikian, roh rubah dapat mempunyai semua ingatan, pengetahuan, dan bentuk manusia yang dimakan olehnya. Semakin tua umur roh rubah, maka dia akan menjadi semakin kuat. Setelah memperoleh masa hidup dari manusia dan berusia 500 tahun, dia akan menumbuhkan ekor ekstra kuntuk tiap 100 tahun. Rubah paling tua dan menjadi legenda ialah rubah berekor sembilan yang usianya telah mencapai 900 tahun. 

Roh rubah yang paling umum dikenal dan populer adalah Kitsune dari Jepang. Dimana, ia bisa berubah menjadi laki-laki dan perempuan, meski lebih umum menjadi perempuan. Kitsune sendiri berasal dari dua kata, Kitsu yang berarti suara yang dibuat rubah, tetapi juga bisa kemarilah dan Tsune yang berarti selalu atau juga warna emas, menurut Ancient Origins. Dan, Ne yang merupakan versi feminim untuk mengekspresikan atau menekankan suasana hati. 

Dengan kata lain, Kitsune berarti 'selalu emas' atau 'selalu berenergi/bersemangat' tergantung bagaimana menafsirkannya. Terdapat 3 jenis Kitsuna di Jepang. Masing-masin miliki karakteristik khusus yang membuatnya sedikit unik. Pertama Youko, ia sebenarnya bukan roh rubah tapi iblis yang telah mengambil bentuk rubah.

Kedua adalah Myoubu, ia adalah roh rubah yag menyejajarkan dirinya dengan utusan Inari O-kami, salah satu Tuhan dalam budaya Jepang. Myoubu dapat melakukan kejahatan, tetapi di sisi lain ia akan membantu para penyembahnya. 

Terakhir terdapat Nogitsune. Rubah ini berinteraksi langsung dengan manusia, mereka bisa berubah baik atau buruk. Nogitsune tidak selaras dengan Inari O-Kami sehingga dianggap liar. Mereka dapat melakuokan apapun dan tidak akan bergantung dengan Karma.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US