The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Selandia Baru Keluarkan RUU Baru terhadap Terapi Konversi LGBT!
LGBT. (photo/Ilustrasi/Pexels/Los Muertos Crew)
Fakta Dan Mitos

Selandia Baru Keluarkan RUU Baru terhadap Terapi Konversi LGBT!

Jumat, 30 Juli 2021 13:58 WIB 30 Juli 2021, 13:58 WIB

INDOZONE.ID - Selandia Baru telah memperkenalkan undang-undang pada 30 Juli yang mengusulkan hukuman 5 tahun penjara karena telah terlibat dalam praktik yang dimasukkan untuk ubah orientasi seksual, identitas gender, atau ekspresi gender seseorang, yang dikenal sebagai terapi konvensional LGBT. 

Langkah-langkah ini dilakukan dengna tujuan untuk mengakhiri praktik semacam itu, yang tidak berhasil hingga menyebabkan kerugian. Ini diungkapkan secara langsung oleh Menteri Kehakiman Kris Faafoi dalam sebuah pernyataan.

"Praktek konversi tidak memiliki tempat di Selandia Baru modern." ungkapnya. 

"Mereka didasarkan pada keyakinan yang salah bahwa orientasi seksual, identitas gender, atau ekspresi gender seseorang telah rusak dan perlu diperbaiki," jelasnya. 

“Profesional kesehatan, pemuka agama, dan pembela hak asasi manusia di sini dan di luar negeri telah berbicara menentang praktik-praktik ini sebagai tindakan yang berbahaya dan berpotensi melanggengkan prasangka, diskriminasi, dan pelecehan terhadap anggota komunitas pelangi,” katanya. 

Di bawah RUU yang baru diusulkan, siapapun yang melakukan praktik konversi pada seseorang yang lebih mudah dari 18 tahun, atau pada seseorang dengan kapasitas pengambilan keputusan yang terganggu, akan dikenakan hukuman penjara hingga 3 tahun lamanya. Praktik konversi yang menyebabkan kerugian serius akan diancam hukuman hingga 5 tahun penjara. 

Pemerintah mengatakan bahwa RUU Itu tidak membahas akan ekspresi umum keyakinan atau prinsip agama mengenai gender dan seksualitas. Hukum menentang terapi konversi dapatkan momentum di seluruh dunia, termasuk di negara-negara seperti Kanada, Inggris, dan Australia. 

Amerika Serikat sendiri tidak mempunyai larangan federal pada terapi konversi, tetapi beberapa negara bagian Amerika Serikat, termasuk dengan California, Colorado, New York, Washington dan Utah melarang praktik itu sampai tingkat tertentu. Itu ditujukan untuk mengubah orientasi seksual ataupun identitas gender seseorang, terapi konversi mencakup terapi bicara, hipnosis, sengatan listrik, dan puasa.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US