The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kisah John Christie, Oknum Polisi Psikopat yang Bunuh 8 Wanita Secara Sadis
John Christi, oknum polisi Inggris yang menjadi pembunuh berantai. (Istimewa).
Fakta Dan Mitos

Kisah John Christie, Oknum Polisi Psikopat yang Bunuh 8 Wanita Secara Sadis

John Reginald Christie.

Selasa, 19 Oktober 2021 19:04 WIB 19 Oktober 2021, 19:04 WIB

INDOZONE.ID - Maraknya  oknum polisi yang melakukan kekerasan akhir-akhir ini membawa kenangan lama akan beberapa kasus dimana seorang oknum polisi melakukan tindakan kriminal. Dari sekian banyak nama, tersebutlah John Christie seorang polisi yang ternyata pembunuh berantai dan membunuh beberapa perempuan di London, Inggris pada era 40-an.

Mengutip arsip artikel Radiotimes, kasus John Reginald Christie adalah salah satu yang paling terkenal dalam sejarah kejahatan Inggris. Ia membunuh delapan wanita dan menyimpan tubuh mereka di balik dinding, di bawah lantai, dan di halaman rumahnya di Notting Hill. Apalagi John English adalah seorang polisi yang tergabung dalam War Reserve Police pasca perang dunia II.

1. Siapa itu John Christie?

Lahir pada tahun 1898, Christie sebenarny sudah melakukan tindakan pencurian kecil-kecilan hingga menjalani hukuman penjara untuk kejahatan kekerasan termasuk penyerangan. 

Christie berbicara dengan suara lembut dan tenang yang dia klaim sebagai akibat dari serangan gas mustard di Prancis beberapa bulan sebelum perang berakhir. Ia sempat pindah ke London pada 1920-an, membujuk istrinya yang saat itu terasing, Ethel untuk bergabung dengannya pada tahun 1933. Pasangan itu pindah ke 10 Rillington Place di Kensington Utara pasca perang.

John Christie dan Istri, Ethel Christie.
John Christie dan Istri, Ethel Christie. (Facebook/Capital Punishment UK).

2. Jadi polisi, lolos dari pemeriksaan catatan kriminal

Setelah tiga tahun bekerja sebagai mandor di Commodore Cinema di King Street, Hammersmith,[34] pada awal Perang Dunia Kedua Christie melamar untuk bergabung dengan Polisi Cadangan Perang dan diterima meskipun memiliki catatan kriminal, karena pihak berwenang gagal untuk periksa catatannya.

 Dia ditugaskan ke kantor polisi Harrow Road, di mana dia bertemu dengan seorang wanita bernama Gladys Jones yang dengannya dia mulai berselingkuh. Hubungan mereka berlangsung hingga pertengahan 1943, ketika suami wanita itu, seorang tentara yang bertugas, kembali dari perang. Snemukan Christie di sana, dan menyerangnya

Meski sering selingkuh, Christie yang memiliki IQ 128, diyakini impoten dan sering mengunjungi pekerja seks.

Baca Juga: Penelitian: Tidak Semua Orang Pintar itu Perfeksionis!

3. Para korban. 

Korban dari John Christie. (Facebook/Capital Punishment UK).
Korban dari John Christie. (Facebook/Capital Punishment UK).

Mengutip Huffpost, Christie membunuh delpan orang wanita, termasuk istirnya sendiri Ethel Christie. Termasuk bayi perempuan berusia 13 bulan, meski Christie mengaku tak pernah membunuhnya. 

Christie mencekik kekasihnya Ruth Fuerst saat berhubungan seks. Tetangganya, Muriel Eady, terpikat ke rumahnya dengan janji bahwa dia bisa menyembuhkan infeksi dadanya yang berulang dengan inhaler khusus. Eady ditundukkan dengan karbon monoksida dan dicekik saat Christie memperkosanya.

Beryl Evans, yang pindah ke Rillington Place bersama suaminya Timothy dan bayi perempuan Geraldine, datang ke Christie ketika dia hamil lagi, khawatir dia tidak bisa menghidupi anak lagi. Christie mengaku bisa melakukan aborsi tapi malah merenggut nyawanya.

Rita Nelson, seorang pelacur hamil, mengalami nasib yang sama seperti Evans setelah Christie berjanji untuk membantunya dengan pemutusan hubungan kerja. Selain itu, Kathleen Maloney, pekerja seks lainnya, digas, dicekik, dan diperkosa, seperti juga Hectorina McLennan.

4. Di mana dia menyembunyikan mayat korban?

Halaman belakang rumah John Christie tempat menyembunyikan mayat korban. (Istimewa).
Halaman belakang rumah John Christie tempat menyembunyikan mayat korban. (Istimewa).

Christie menyembunyikan mayat korbannya dengan berbagai cara di rumahnya di ceruk dapur rahasia dan di bawah papan lantai, sebelum memindahkan dua dari mereka ke kebunnya. Dia menggunakan tulang paha seorang wanita untuk menopang pagarnya.

Dia mulai membersihkan properti dengan disinfektan yang kuat ketika tetangga mengeluh tentang bau kuat yang berasal dari rumah. Patricia Pichler tinggal beberapa pintu dari Christie dan mengatakan kepada Independen bagaimana dia kembali dari sekolah suatu hari pada usia 11 untuk menemukan jalannya ditutup oleh polisi.

6. Korban salah tangkap, seorang pria tak bersalah diadili.

Mantan tetangga Christie, Timothy Evans, suami Beryl Evans yang terbunuh, dieksekusi pada 1950 karena diduga membunuh bayi perempuannya Geraldine. Evans, yang memiliki kesulitan belajar dan IQ 70, juga didakwa membunuh istrinya Beryl.

Banyak yang percaya Evans dipaksa untuk memberikan pengakuan palsu. Ia mendapatkan pengampunan anumerta pada tahun 1966. Kasusnya adalah salah satu dari beberapa yang akhirnya berkontribusi pada penghapusan hukuman mati di Inggris.

7. Penangkapan.

John Christie ditangkap polisi.
John Christie ditangkap polisi. (Istimewa).

Christie pindah dari Rillington Place pada tahun 1953 dan kejahatannya yang mengerikan ditemukan oleh seorang penyewa yang sedang merenovasi dapur. Perburuan terhadap Christie dimulai dan 10 hari kemudian ia ditemukan. Dia mengakui semua pembunuhan kecuali bayi Geraldine, yang ditemukan bersama ibunya dan juga telah dicekik.

Pada tahun 1953 Christie diadili hanya karena pembunuhan istrinya. Pria 54 tahun itu mengaku melakukan pembunuhan tetapi mengaku bersalah dengan alasan tidak waras. Permohonannya ditolak dan dia digantung di Pentonville Prison pada 15 Juli 1953.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M Fadli
M Fadli

M Fadli

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US