8 Fakta Tentang Ular Pitonwww.commons.wikimedia.org/MarvinBikolano

8 Fakta Tentang Ular Piton

INDOZONE.ID - Seringkali kita mendengar berita tentang ular piton makan manusia hingga hewan ternak seperti ayam atau kambing bahkan sapi. Sebenarnya ular piton bukanlah pemangsa manusia, mereka memangsa manusia hanya jika terpaksa atau habitat mereka terganggu. Karena habitat terganggu, maka mereka akan memangsa apapun yang kebetulan ada di sekitarnya. Nah, biar tidak salah kaprah lagi tentang ular piton, kali ini Indozone akan merangkum 8 Fakta Tentang Ular Piton. Yuk simak!

1. Penyebaran Geografis

www.bbc.com/GettyImages

Ular Piton tersebar di Benua Asia dan juga Afrika, mulai dari Sahara bagian selatan hingga Afrika Selatan. Di Asia sendiri mulai tersebar dari Bangladesh, Pakistan, India, Sri Lanka, dan juga Nepal, kemudian ke Tiongkok Selatan, Hainan, lalu ke tenggara sampai ke Indonesia dan Filipina. Namun ada beberapa spesies seperti P. molurus, P. bivittatus, dan juga P. sebae yg menjadi penghuni di bagian Florida, Amerika Serikat dengan populasi yang tidak sedikit. Namun P. bivittatus yang menjadi penghuni invasive, seperti yang dilaporkan oleh Departemen Kehutanan AS.

2. Memiliki Radar Alami

www.jabarnews.com

Cara ular ini mencari mangsa sedikit menarik, dengan memanfaatkan radar yang dimiliki secara alami lewat panas tubuh dari mangsanya. Inilah alasannya mengapa ular piton sangat jarang untuk memangsa bangkai atau makhluk hidup yang sudah mati, karena bangkai atau yang sudah mati tidak mengeluarkan panas dari tubuh sehingga tidak bisa terdeteksi oleh radar alami ular piton tersebut.

3. Melilit Dan Menelan Mangsa

Barcroft India/Roni Chowdhury

Ketika ular piton sudah mendapatkan mangsa lewat sensor alami yang dimilikinya, maka mangsa tersebut akan dililit dengan kuat. Ketika salah satu kaki sudah terkena lilitan, maka dipastikan akan sangat sulit untuk lepas terlebih lagi jika mangsa tersebut terjatuh. Dengan lilitan ini, biasa tulang dari mangsanya akan remuk dan semakin lemah. Waktu yang diperlukan ular piton untuk melemahkan mangsa ini tergantung dari ukuran piton itu sendiri dan ukuran mangsanya. Semakin besar ukuran mangsa, maka semakin sulit pula untuk dilumpuhkan. Ketika mangsa sudah lemah dan tidak berdaya, itulah saatnya ular piton untuk menelannya bulat-bulat.

4. Rahang Yang Besar

ANTARA FOTO/Syaiful Arif

Ular piton menelan mangsanya bulat-bulat, dan ukuran mangsa ini sendiri memiliki ukuran yang lebih besar tiga kali dari tubuh ular piton itu sendiri. Hal ini bisa dilakukan karena ular piton mempunyai rahang atas dan juga bawah yang terpisah, sehingga bisa membuka mulutnya dengan sangat lebar. Setelah menelan mangsanya, ular piton biasanya tidak akan makan lagi sampai tiga bulan kedepan. Jadi setelah ular piton mendapatkan mangsa dan berhasil menelannya, maka ular ini tidak perlu khawatir jika tidak mendapatkan mangsa dalam waktu dekat.

5. Tidak Mempunyai Bisa

ilustrasi/cognitiobrevis

Mungkin ada yang beranggapan bahwa sebelum melilit, ular piton menyemburkan bisa terlebih dahulu agar mangsa tersebut menjadi lemah dan tak berdaya ketika dililit. Anggapan ini sepenuhnya salah, karena ular piton benar-benar melumpuhkan mangsanya hanya lewat lilitan. Dan ular piton memang memiliki taring yang panjang dan sangat tajam, inilah yang membuat ular piton dengan mudah pula untuk merobek mangsanya.

6. Piton Pohon Dan Piton Tanah

www.picsnaper.com

Jika kamu menganggap ular piton hanya hidup di tanah, maka kamu salah. Ular piton memang sudah terbiasa untuk hidup di hutan yang penuh dengan semak belukar, dan faktanya ular piton ada yang hidup di atas pohon dan ada juga yang di tanah lho. Ular piton yang hidup di pohon memiliki usia yang lebih pendek daripada yang di tanah, dan ukuran dari piton yang di tanah juga biasanya lebih panjang daripada piton pohon. Selain itu, pembeda dari piton tanah dan piton pohon adalah warna kulitnya. Piton tanah memiliki warna yang gelap, sedangkan piton pohon mempunyai warna cerah yang mencolok.

7. Piton Dimangsa Manusia

www.bbc.com/GettyImages

Jika kamu sering mendengar berita mengenai piton yang memangsa manusia, maka pernahkah mendengar tentang ular piton yang diburu oleh manusia? Hal inilah yang terjadi hingga sekarang. Motif dari perburuan ini sendiri beragam, mulai dari mencari pundi-pundi rupiah hingga alasan lainnya. Paling sering, ular piton biasanya diburu manusia untuk kebutuhan kuliner seperti sup, sate, dan juga oseng. Untuk kulitnya, biasa akan dibuat untuk kerajinan tas, aksesoris, dan pakaian.

8. Piton Terbesar dan Terpanjang Dalam Sejarah

EPIC Creature

Mungkin sudah banyak yang mengetahui, bahwa ular terbesar adalah ular piton. Namun tahukah kamu seberapa besarnya? Dilansir dari Toments.com, ular piton terbesar di dunia yang pernah hidup adalah Titan Python, sejenis ular purba yang tumbuh hingga 20 meter dan berat lebih dari 4 ton! Jenis piton satu ini pernah mendominasi Bumi, dan tidak ada spesies hewan apapun yang bisa melawannya selain dinosaurus. Titan Python sebagai ular piton raksasa menduduki puncak rantai makanan, karena kekuatan dan besar tubuhnya membuat ular ini tidak memiliki musuh alami. Diketahui bahwa mangsa ular ini pada zaman itu adalah buaya besar, dan pada masa itu buaya memiliki kekuatan yang lebih besar daripada buaya pada masa sekarang. Jadi bisa kamu bayangkan bagaimana kuatnya Titan Python?


Itulah 8 Fakta Tentang Ular Piton. Sebenarnya ular ini tidak akan menyasar hingga pemukiman warga sampai memangsa hewan ternak atau bahkan manusia, mereka terpaksa melakukan hal tersebut demi kelangsungan hidup karena biasanya habitat yang dirusak. Terlepas dari hal ini semua, yuk cintai alam! Karena kita manusia tidak hanya hidup sendiri di atas Bumi ini, masih banyak spesies makhluk hidup lainnya yang juga butuh habitat sendiri untuk kelangsungan hidup mereka.