The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mengenang Peristiwa Ledakan Bom Kafe di Palopo, 4 Tewas 3 Luka-luka, Begini Kronologinya
Ilustrasi bom (Freepik/Stranded)
Fakta Dan Mitos

Mengenang Peristiwa Ledakan Bom Kafe di Palopo, 4 Tewas 3 Luka-luka, Begini Kronologinya

Senin, 10 Januari 2022 10:27 WIB 10 Januari 2022, 10:27 WIB

INDOZONE.ID - Pada 10 Januari 2004, tepat hari ini 18 tahun yang lalu, terjadi peristiwa ledakan bom di sebuah kafe di kota Palopo, Sulawesi Selatan. Peristiwa yang terjadi pada malam hari sekitar pukul 22.15 WITA itu menewaskan empat orang dan tiga orang luka-luka.

Kronologi kejadian

Pada malam itu, aktivitas kafe bernama Kafe Sampoddo Indah yang berada di Jalan Jenderal Sudirman tampak berjalan normal seperti biasa. Pengunjung kafe cukup ramai karena bertepatan dengan akhir pekan atau malam minggu.

Namun sekitar pukul 22.15 WITA, tiba-tiba terjadi ledakan yang cukup keras di dekat kafe tersebut. Tidak tergambar jelas bagaimana suasana kafe saat terjadinya ledakan itu.

Namun berdasarkan keterangan Komandan Kodim 1403 Palopo saat itu, Letkol (art) Wardoyo, warga yang tinggalnya jauh dari kafe tidak terkejut dan panik mendengar ledakan bom tersebut.

Sebab, warga di sana sudah biasa mendengar suara ledakan yang sama yaitu sudara ledakan bom untuk menangkap ikan.

Kata Warodoyo, justru warga menjadi terkejut ketika mendatangi lokasi pusat ledakan bom tersebut dan melihat adanya korban jiwa.

Empat orang tewas

Usai terjadinya ledakan bom di kafe tersebut, ditemukan ada sebanyak empat orang yang sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Selain itu, ada tiga orang lainnya yang mengalami luka-luka.

Identitas empat korban tewas

  • Yusniati (29)
  • Suratman (31)
  • Ambo (32)
  • Abdulrahman

Selanjutnya, petugas polisi langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelaku ada apa motif di balik teror bom tersebut.

Polisi melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi seperti petugas keamanan, pelayan dan kasir kafe. Dari pemeriksaan sejumlah saksi itu, ada dua orang di antaranya yang ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi mengungkapkan bahwa salah seorang tersangka saat itu membawa kantong plastik berwarna hitam masuk ke dalam kafe. Lalu, dia meninggalkan plastik hitam itu di dalam kafe.

Kemudian, keduanya pergi meninggalkan kafe dan tak lama kemudian terjadi ledakan yang cukup kuat.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M Fadli
Nanda
M Fadli

M Fadli

Editor
Nanda

Nanda

Writer
JOIN US
JOIN US