The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Arkeolog Berhasil Menemukan Alat Tato Berusia 2.000 Tahun
Alat tato yang berhasil ditemukan arkeolog. (photo/Dok. Robert Hubner)
Fakta Dan Mitos

Arkeolog Berhasil Menemukan Alat Tato Berusia 2.000 Tahun

Senin, 18 Oktober 2021 14:14 WIB 18 Oktober 2021, 14:14 WIB

INDOZONE.ID - Seorang arkeolog asal Amerika yaitu Andrew Gillreath-Brown baru-baru ini menemukan alat pembuat tato tertua yang diketahui dari Amerika Utara bagian barat. Di mana, alat seukuran pena ini mempunyai 2 jarum yang terbuat dari duri kaktus pir berduri yang menempel pada gagang sumac skunkbush kayu. 

Makalah dari penelitian ini pun dipublikasikan dalam Journal of Archaeological Science: Reports. Melansir dari Histecho, alat pembuat tato ini pun dibuat oleh leluhur dari orang Pueblo yang hidup sekitar 500 SM hingga dengan 500 M. Melihat hal itu, Andrew memberikan komentarnya. 

“Penemuan ini mendorong kembali bukti tato di Amerika Utara bagian barat selama lebih dari 1.000 tahun,” ungkapnya. 

"Tato oleh orang-orang prasejarah di Barat Daya tidak banyak dibicarakan karena tidak pernah ada bukti langsung untuk mendukungnya," jelasnya. 

“Alat tato ini memberi kita informasi tentang budaya Barat Daya masa lalu yang tidak kita ketahui sebelumnya,” lanjutnya. 

Penemuan alat tato terbaru ini pun mendorong kembali bukti mengenai tato paling awal di Amerika Utara bagian barat yang lebih dari 1.000 tahun lalu. Ini sekaligus juga memberikan wawasan baru ke dalam kehidupan orang prasejarah. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US