The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ritual Mistis Mesir Kuno, Berkomunikasi dengan Dewa Osiris Mumi Bakal Pakai Lidah Emas
Penemuan jejak mumi dengan lidah emas. (Egyptian Ministry of Tourism and Antiquities)
Fakta Dan Mitos

Ritual Mistis Mesir Kuno, Berkomunikasi dengan Dewa Osiris Mumi Bakal Pakai Lidah Emas

Sabtu, 03 Desember 2022 01:55 WIB 03 Desember 2022, 01:55 WIB

INDOZONE.ID - Orang Mesir kuno memiliki sebuah ritual mistis untuk berkomunikasi dengan dewa alam baka, Osiris. Tak hanya itu, untuk melakukan komunikasi tersebut mumi akan mengenakan yang namanya lidah emas sebagai barang pusaka untuk menghubungkannya dengan dewa tersebut. 

Hal ini terungkap usai seorang arkeolog di Mesir menemukan sisa-sisa beberapa mumi dengan lidah yang terbuat dari emas di situs pemakaman kuno dekat Quesna. 

Baca Juga: Bukan Cuma Mesir, Dewa Anubis Rupanya Juga Disembah oleh Orang Romawi, Kok Bisa?

Dikutip dari New York Post, lidah emas adalah ciri khas barang yang menjadi persiapan penguburan di periode Yunani-Romawi. Selain lidah emas, mata emas pun kadang diletakkan di tubuh yang diberi balsam. 

Lidah emas dipercaya oleh arkeolog sebagai alat untuk berkomunikasi dengan Osiris, penguasa dunia bawah Mesir kuno. 

Para ahli percaya bahwa lidah orang mati yang asli dipotong selama proses pembalsaman dan diganti dengan sepotong emas yang menyerupai organ. Tujuannya agar almarhum dapat berbicara dengan Osiris.

Seperti Hades, Osiris juga hidup di antara orang mati. Ia menegakkan aturan ketat bagi orang mati agar tidak bisa berkata-kata atau bersuara. Faktanya, dunia bawah tanah di Mesir kuno terkadang dikenal sebagai 'tanah sunyi' dan Osiris sendiri disebut penguasa keheningan.

Baca Juga: Osiris, Dewa Penguasa Alam Baka Menurut Mitologi Mesir Kuno

Oleh karena itu, Osiris hanya ingin mendengar orang mati ketika mereka ditanyai. Lidah emas disimbolkan sebagai pengantar para mumi untuk menjawab pertanyaan dari sang dewa. 

Sayangnya tidak ada bukti soal tujuan penggunaan lidah emas pada mumi Mesir kuno. Jadi, para ahli hanya bisa berspekulasi soal fungsinya.

Artikel Menarik Lainnya: 

TAG
Dewi Kania
Abdul Fattah
JOIN US
JOIN US