The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Percaya Atau Tidak, Busan Akan Buat Kota Terapung Pertama di Dunia Pada Tahun 2025
Kota terapung di dunia pertama. (Photo/Oceanix)
Fakta Dan Mitos

Percaya Atau Tidak, Busan Akan Buat Kota Terapung Pertama di Dunia Pada Tahun 2025

Sabtu, 27 November 2021 18:10 WIB 27 November 2021, 18:10 WIB

INDOZONE.ID - The world's first floating city (kota terapung pertama di dunia) akan dibangun di lepas pantai Korea Selatan dan kemungkinan akan selesai pada awal 2025.

Kota ini didukung oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan akan dibuat di lepas pantai Busan untuk mengatasi masalah kenaikan permukaan laut.

Infrastruktur Tahan Banjir

kota terapung
(Photo/Oceanix)

Dilansir dari laporan, bangunan itu akan menjadi bangunan 'infrastruktur tahan banjir' yang terdiri dari beberapa pulau buatan yang akan bekerja untuk menghentikan risiko banjir dengan naik bersama laut.

Kota itu dibangun oleh OCEANIX dan UN Human Settlement Programme (UN-Habit). Kota itu akan menghasilkan listrik secara mandiri melalui panel surya, menghasilkan makanan dan air bersih sendiri, serta membawa turis dan penduduk pulau lewat kawasan khusus.

Menampung 10.000 Penduduk

kota terapung
(Photo/Oceanix)

Laporan lain juga mengklaim bahwa kota itu akan tersebar di 75 hektar dan akan menampung 10.000 penduduk. Lingkungan akan dipisahkan menjadi enam kelompok di sekitar pelabuhan pusat yang dilindungi. Setiap desa bisa menampung hingga 1.650 penduduk. 

Kota ini akan dirancang khusus untuk tahan terhadap bencana alam seperti banjir, tsunami, dan badai Kategori 5. Ini juga akan dirancang untuk tumbuh, berubah, dan beradaptasi secara alami seiring berjalannya waktu.

Baca juga: Kisah Kalu, Kera Terkaya yang Ditahan untuk Uang Tebusan & Akhirnya Temukan Keluarga Baru

Biaya Capai Rp2,8 triliun

kota terapung
(Photo/Oceanix)

Konstruksi diperkirakan menelan biaya sekitar 200 juta dollar (Rp2,8 triliun) dan telah dimulai. Kota Metropolitan Busan Republik Korea, UN-Habitat, dan desainer New York OCEANIX telah menandatangani 'perjanjian bersejarah'.

“Kebetulan Busan adalah tempat terbaik bagi kami untuk menyebarkan prototipe ini. Tapi ini adalah sesuatu yang kami harap akan berguna untuk semua kota pesisir di seluruh dunia, dan semua komunitas pesisir yang menghadapi tantangan kenaikan permukaan laut," ungkap Itai Madamombe, salah satu pendiri OCEANIX.

Kolaborasi dengan Desainer Lokal

kota terapung
(Photo/Oceanix)

OCEANIX akan berkolaborasi dengan desainer lokal untuk memahami kebutuhan daerah setempat. Hasil pekerjaan akan dipresentasikan pada meja bundar PBB pada bulan April 2022.

"Kami berharap dapat mengembangkan adaptasi iklim dan solusi berbasis alam melalui konsep kota terapung, dan Busan adalah pilihan ideal untuk menyebarkan prototipe," kata Maimunah Mohd Sharif, direktur eksekutif UN-Habitat.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
M. Rio Fani
JOIN US
JOIN US