The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Studi: Perubahan Cara Komunikasi Tunjukkan Pasangan Kamu Ingin Putus Hubungan
Ilustrasi pasangan. (photo/Ilustrasi/Pexels/Josh Willink)
Fakta Dan Mitos

Studi: Perubahan Cara Komunikasi Tunjukkan Pasangan Kamu Ingin Putus Hubungan

Sabtu, 06 Februari 2021 15:00 WIB 06 Februari 2021, 15:00 WIB

INDOZONE.ID - Apabila pada saat ini kamu sedang menjalani sebuah hubungan dan anggap hubungan kalian sangatlah mulus dan bahagia, setidaknya jangan terburu-buru. Bisa saja pasangan kamu memiliki pendapat yang berbeda dan kemungkinan terburuk adalah secara diam-diam inginkan hubungan yang segera berakhir. 

Dikarenakan pacaran merupakan salah satu hubungan yang membutuhkan komunikasi. Sebenarnya, adanya banyak sekali tanda-tanda yang tersembunyi menjelang putus hubungan. Ini ditekankan pada studi baru. Biasanya tanda itu sudah ada sampai 3 bulan sebelum kejadian, dan terletak pada kata yang digunakan dalam berkomunikasi. 

Laporan yang dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences, para peneliti telah menganalisis lebih dari satu juta kiriman dari kurang lebih 6.000 pengguna di Reddit. Dimana, mereka memakai data pencarian acak di media sosial itu melalui topik dan rentang waktu yang menjelaskan diri dan hubungan pengguna. 

Mereka menemukan bahwa kata-kata yang digunakan dalam percakapan di semua jenis subjek, khususnya hubungan asmara, dapat berubah secara signifikan. Hasilnya, disimpulkan bahwa puncak perubahan kata-kata komunikasi adalah di pekan terjadinya putus hubungan. Perubahan penggunaan kata kembali normal setelah 6 bulan berpisah.  Ini dinyatakan oleh peneliti psikologi dari University of Texas, Sarah Seraj.

"Sepertinya, bahkan sebelum orang sadar bahwa putus cinta akan terjadi, hal itu mulai berpengaruh pada kehidupan mereka,” ungkap Sarah Seraj.

“Kita tidak benar-benar memperhatikan beberapa kali kami menggunakan preposisi, artikulasi, atau kata ganti, tetapi kata-kata fungsional ini berubah sedimikian rupa ketika Anda mengalami pergolakan diri yang dapat memberi tahu kami banyak hal tentang keadaan emosional dan psikologis kita,” lanjutnya dalam perilisan akademi UT News.

Rincinya, dalam laporan mereka perubahan kata ganti 'saya' dan 'kita' menjadi lebih sering digunakan menjelang dan saat putus. Selain kedua kata itu, tanda-tanda putus dalam komunikasi juga munculkan kata yang berhubungan dengan proses kognitif, yang menunjukkan bahwa mereka sedang bekerja keras akan sesuatu hal.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US