The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ternyata Orang Lamongan Diharamkan Makan Lele, Melanggar Pantangan Ini Ganjarannya Lur!
Orang asli Lamongan diharamkan makan lele. (Dio Masafan Mufio/Z Creators)
Fakta Dan Mitos

Ternyata Orang Lamongan Diharamkan Makan Lele, Melanggar Pantangan Ini Ganjarannya Lur!

Rabu, 10 Agustus 2022 20:03 WIB 10 Agustus 2022, 20:03 WIB

INDOZONE.ID - Kamu doyan makan pecel lele? Warung yang biasa jualan di pinggir jalan itu ada dimana-mana ya Lur! Khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta. Biasanya penjualnya datang dari Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Selain lele, biasanya ada ayam goreng, ati ampela hingga sate usus. 

Tapi tahu enggak sih kamu kalau orang asli Lamongan sendiri dilarang makan lele meski berjualan lele? Ya, entah mitos atau fakta tapi yang pasti larangan itu masih dipatuhi orang Lamongan hingga saat ini. 

Pantangan makan lele sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Mitos  ini bermula ketika Sunan Giri penyebar agama Islam di Jawa sedang melakukan blusukan ke kampung-kampung. 

lamongan
Pintu masuk Kabupaten Lamongan. (Dio Masafan Mufio/Z Creators)

Di tengah jalan, Sunan Giri beristirahat dan singgah di Desa Barang Kauman, Lamongan. Ketika sedang beristirahat, Sunan Giri bertemu dan berbincang-bincang dengan Dewi Asika atau lebih di kenal dengan Mbok Rondo Barang.

Ketika Sunan Giri hendak melanjutkan perjalanan untuk pulang, tak disangka keris milik Sunan Giri tertinggal di rumah Mbok Rondo. Sunan Giri pun memerintahkan orang terdekatnya yaitu Ki Bayapati untuk kembali ke Desa Barang untuk mengambil keris pusakanya yang tertinggal di rumah Mbok Rondo.

Ki Bayapati pun bergegas menuju ke Desa Barang. Sayangnya karena Mbok Rondo tidak mengenali Ki Bayapati, ia pun memasuki rumah Mbok Rondo dan mengambil pusaka keris secara diam-diam dengan mengandalkan ilmu kekuatanya.

lamongan
Alun-alun Kabupaten Lamongan. (Dio Masafan Mufio/Z Creators)

Namun usahanya gagal, Mbok Rondo tersadar bahwa ada yang mencuri pusaka keris milik Sunan Giri. Sontak Mbok Rondo pun berteriak sehingga Ki Bayapati pun berlari karena di kejar warga Desa Barang.

Dalam Kepanikan, Ki Bayapati terus berlari dan mencoba bersembunyi dengan melompat ke sebuah kolam untuk menghindari kejaran warga. Tanpa disangka kolam itu dipenuhi dengan ikan lele. Ki Bayapati pun berdoa agar lele-lele yang berada di kolam tersebut tidak mematil dia.

Tanpa disangka warga mengira bahwa Ki Bayapati sudah meninggal karena di patil ikan lele. Karena berjasa menyelamatkan hidupnya, Ki Bayapati pun bersumpah jika dia dan semua keturunannya tidak akan memakan ikan lele.

lamongan
Orang asli Lamongan diharamkan makan lele. (Dio Masafan Mufio/Z Creators)

Setelah berhasil lolos, Ki Bayapati mengembalikan pusaka keris ke Sunan Giri, namun pusaka keris tersebut malah dihadiahkan kepada Ki Bayapati. Lalu kemudian Ki Bayapati kembali ke desa dimana dia diselamatkan oleh ikan lele yaitu di Desa Medang, Kecamatan Glagah. Di sana dia mengajarkan dan menyebarkan agama Islam.

Dari sini, legenda warga Lamongan pantang makan lele. Mitos yang berkembang di masyarakat, bagi warga Lamongan yang melanggar pantangan ini akan mendapatkan penyakit gatal-gatal kulit atau ada bercak putih di kulit seperti lele. 

Artikel menarik lainnya: 

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators
Z Creators
TAG
Yayan Supriyanto
Dio Masafan Mufio Rois

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US