The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Menyatu dengan Alam, Indonesia Fashion Parade Tampilkan Pagelaran Busana di Tengah Sawah
Indonesia Fashion Parade menampilkan pagelaran busana "When Culture Meet Nature" di tengah sawah. (photo/ANTARA/HO/ Indonesia Fashion Parade)
Beauty

Menyatu dengan Alam, Indonesia Fashion Parade Tampilkan Pagelaran Busana di Tengah Sawah

Selasa, 04 Mei 2021 10:43 WIB 04 Mei 2021, 10:43 WIB

INDOZONE.ID - Mengusung konsep menyatu dengan alam bertajuk “When Culture Meet Nature” di kaki Borobudur, Jawa Tengah, Senin (3/5/2021), para desainer Tanah Air yang tergabung dalam Indonesia Fashion Parade menggelar fashion show unik di tengah sawah.

Fashion show itu digelar tepatnya di Svargabumi dengan hamparan sawah yang luas menampilkan busana yang dibuat dari kain khas tradisional Indonesia.

Dengan mengadakan pagelaran itu, para desain Indonesia ingin memberikan apresiasi pada Bumi Pertiwi lewat karya- karya mereka.

“Pagelaran ini memiliki pesan kita harus selalu menghargai akan dalam melakukan dan menciptakan sebuah karya. Karena Budaya yang arif tercipta dari alam yang kita jaga. Potensi Fesyen Nusantara di mata global sangat disambut antusias dan positif dengan sikap itu,” kata Athan dikutip dari Antara.

Sisi kain tradisional menjadi ciri khas yang ditonjolkan dalam acara itu, dengan harapan keragaman dan keunikan budaya Indonesia dapat bergema lewat fashion di kancah internasional.

Pagelaran busana ciamik itu dipimpin oleh Executive Director Indonesia Fashion Parade, Athan Siahaan bersama desainer kenamaan Indonesia lainnya seperti Ariesanthi, Lenny Hartono, Stefan Adji, Ucok M Sirait, Rachel Wang, Linda Susanti, Dimas Santoeso, dan Yayan Arsa.

Dalam pagelaran itu, Athan juga menghadirkan karyanya dengan tetap menunjukan kecintaannya pada Ulos. 

Dia menampilkan “The Queen of Toba” dan “When Ulos Meet Borobudur” dalam pagelaran kali ini.

Diharapkan dengan diadakannya pagelaran busana ini, makin banyak kegiatan serupa bermunculan yang dapat membantu pemulihan industri fashion ekonomi kreatif di masa pandemi Covid-19 ini.

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Laila Rahmi Batubara
JOIN US
JOIN US