Peralatan Kecantikan yang Tidak Boleh Dibagikan Kepada Orang Lain
Ilustrasi lipstik (Pexels/Kaboompics.com)
Beauty

Peralatan Kecantikan yang Tidak Boleh Dibagikan Kepada Orang Lain

Pikirkan kembali

Bela
Rabu, 11 September 2019 16:10 WIB 11 September 2019, 16:10 WIB

INDOZONE.ID - Terdapat barang-barang pribadi yang digunakan hanya untuk diri sendiri, namun saat sedang bertemu dengan sahabat seringkali kita berbagi segala sesuatu bersama. 

Menghias kecantikan dengan sahabat merupakan hal yang sangat menyenangkan, tetapi ternyata terdapat peralatan kecantikan yang tidak seharusnya digunakan bersama, melansir dari independent.co.uk

1. Pisau cukur 

kaki pisau cukur
Ilustrasi kaki (Pexels/Buenosia Carol)

Wanita jaman sekarang lebih peduli pada perawatan tubuh, termasuk mencukur rambut di area tubuh, terutama area kaki atau ketiak. 

Jika kamu berbagi pisau cukur dengan teman atau pasangan terlihat tidak buruk, namun coba pikirkan kedua kali. 

"Pisau cukur akan menularkan bakteri dan virus. Kutil virus dapat dengan mudah ditularkan oleh mata pisau yang terkontaminasi," jelas Dr. Sheraz. 

Sebenarnya peluang terkena virus rendah, 

"Peluang terkena virus dan bakteri, namun jika sial yang lebih serius seperti Hepatitis B dapat ditularkan," kata Dr. Sheraz 

Pisang cukup memang tidak seharusnya dibagikan, Sahabat Indozone. 

2. Sisir 

menyisir rambut dengan tangan
Ilustrasi menyisir (Pexels/Bennie Lukas Bester)

Menggunakan sisir bersama merupakan hal yang biasa, namun ternyata hal ini tidak disarankan. 

"Kamu bisa menganggap sisir seperti sikat gigi. Sel-sel kulit kepala yang mengelupas dengan minyak pelindung yang disebut sebum, memikirkan semua ini saya tidak merekomendasikan kamu berbagi." ungkap Walker. 

Walker juga mengingatkan bahwa ketombe dapat disebabkan oleh jenis infeksi bakteri yang dapat ditularkan melalui berbagi sisir. Tentu saja berisiko tinggi juga menularkan kutu kepala.

Jika kamu memutuskan untuk berbagi sisir dengan orang lain, Walker menyarankan untuk mencuci sisir dengan air panas atau sampo terlebih dahulu. 

3. Catokan rambut 

peralatan rambut
Ilustrasi peralatan rambut (Pexels/Element5 Digital)

Saat sedang berkumpul dengan sahabat, kamu mungkin akan berbagi catokan atau alat keriting rambut, alat ini sebenarnya aman hingga Walker menyebutkan,

"Alat pelurus dan keriting rambut bisa memanas hingga lebih dari 100 derajat celcius, sehingga bakteri pun akan mati. Namun suhu ini tidak akan membunuh kutu kepala, meskipun kelangsungan hidup kutu di kulit kepala terbatas." ungkapnya 

4. Cat kuku 

cat kuku
Ilustrasi cat kuku (Pexels/Pixabay)

Para perempuan sangat suka menggunakan make up atau skin care, termasuk cat kuku. Kuku yang terlihat cantik akan meningkatkan mood

Berbagi cat kuku merupakan praktik umum, tetapi apakah perilaku tersebut higienis? 

"Cat kuku biasanya aman untuk dibagikan asalkan permukaan kuku telah dibersihkan secara menyeluruh sebelum digunakan dan orang yang berbagi tidak memiliki jamur kuku," kata Diana Jimenez, kepala bagian pembelajaran dan pengembangan di Cowshed Spa. 

Jadi pastikan kuku kamu dan temanmu aman dari penyakit kulit ya. 

5. Maskara, eyeliners, dan penjepit bulu mata

maskara untuk mata
Ilustrasi maskara (Pexels/malcolm garret)

Berbagi maskara dengan teman, tidak berbahaya bukan? Namun, coba pikirkan lagi. 

"Infeksi mata sangat menular," ucap Hannah Wilson, penata rias lepas dan pemilik Reflect Cosmetics.

Sedangkan untuk eyeliner,

"Jika kamu harus berbagi eyeliner, semprotkan dengan alkohol isopropil atau semprotkan pembersih, dan runcingkan," kata Wilson.

Jika kamu suka menjepit bulu mata dan berisiko menyentuh lipatan atau bulu mata penting untuk menyemprotkan pembersih untuk higienis. Semprotkan penghapus dengan penggunaan lap basah. 

6. Kuas make up 

kuas make up
Ilustrasi kuas (Pexels/kinkate)

Jika kamu sering menggunakan kuas untuk make up, para ahli tidak menyarankan untuk berbagi kuas. 

Dr. Sheraz menjelaskan bahwa propionibacterium acnes yaitu, bakteri yang berperan dalam pengembangan bintik-bintik, dapat muncul sebagai hasil dari berbagi kuas, 

"Hindari menggunakan kuas makeup orang lain dan bersihkan kuas wajah kamu sendiri seminggu sekali untuk mencegah penumpukan riasan yang merupakan media yang baik untuk pertumbuhan bakteri," ungkapnya. 

Untuk membersihkan kuas, Wright menyarankan menerapkan larutan alkohol isopropil ke jaringan dan mengaduk-aduk kuas beberapa kali dalam cairan sampai benar-benar bersih dari produk.

7. Eyeshadow

eyeshadow yang digunakan
Ilustrasi eyeshadow (Pexels/Pixabay) 

"Mata memiliki lapisan kulit yang sangat tipis untuk melindungi dan karenanya sangat rentan terhadap infeksi,” jelas Dr Sheraz.

Wright setuju menyatakan bahwa tidak apa-apa untuk berbagi eyeshadows selama keadaan higienis, 

"Jika menggunakan kuas, maka pastikan pegangannya disterilkan dan ambil cairan krim kemudian letakkan ke bagian belakang tangan bersih sebelum menggunakan serat kuas untuk diterapkan pada mata," katanya. 

"Gunakan cotton bud untuk oleskan ke belakang tangan terlebih dahulu dan kemudian dengan jari yang bersih, oleskan dari tangan ke mata," ungkapnya. 

8. Lipbalm, lipstik, lipglosses

lipstik yang akan dipakai
Ilustrasi lipstik (Pexels/Kaboompics.com)

Apakah kamu pernah meminjam lipbalm, lipstik atau lipglosses? Sebaiknya mulai sekarang untuk tidak berbagi peralatan lipstik kepada sesama teman, 

"Berbagi produk bibir dapat berisiko menyebarkan virus Herpes Simplex (HSV-1) yang ditandai sebagai luka dingin, dan flu." ungkap Dr Sheraz. 

    TAG
    Editor Media
    Editor Media

    Bela

    Editor