The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tren Kecantikan Gila Membuat Banyak Wanita China Memotong Saraf Betis Agar Lebih Ramping
Tren kecantikan gila. (odditycentral)
Beauty

Tren Kecantikan Gila Membuat Banyak Wanita China Memotong Saraf Betis Agar Lebih Ramping

Selasa, 25 Mei 2021 10:40 WIB 25 Mei 2021, 10:40 WIB

INDOZONE.ID - Belum lama ini media Tiongkok meliput tren kecantikan yang mengejutkan yang diduga menyebabkan gadis-gadis muda memutus saraf di kaki sehingga betis mereka tampak ramping.

Ini tren yang dianggap gila oleh beberapa orang yang mengatas nama kecantikan.

Tren yang dijuluki 'pemblokiran betis' ini membuat saraf yang 'kurang penting' di kaki mereka yang dipotong secara permanen untuk menghentikan pertumbuhan otot betis mereka secara permanen. Sehingga kaki bagian bawah mereka tampak lebih ramping dan tegak.

Dikutip dari Oddity Central, dalam wawancara 20 Mei dengan The Paper, Dr. Zeng Chun, Wakil Direktur Departemen Bedah Sendi dan Kedokteran Olahraga, Rumah Sakit Afiliasi 3 dari Universitas Kedokteran Selatan, mengatakan bahwa dia terkejut ketika pertama kali mengetahui bahwa anak perempuan dengan sengaja memotong kaki mereka.

“Pasien dengan cedera saraf dan atrofi otot betis mengalami rasa sakit yang terus-menerus, dan sangat ingin menemukan cara untuk pulih. Saya tidak menyangka ada orang sehat yang secara aktif merusak saraf mereka,” kata Dr. Zeng, dikutip dari Oddity Central.

Surat kabar China melaporkan bahwa istilah "calf block" sering muncul di forum internet terkait kecantikan dan grup media sosial, di mana orang bertukar saran dan trik untuk mendapatkan betis yang lebih ramping.

Sayangnya hanya sedikit dari mereka yang menyadari konsekuensi yang menghancurkan dari prosedur pembedahan.

Pada halaman Good Doctor Online, sumber informasi kesehatan online populer di China, seorang gadis yang menjalani prosedur blok betis mengeluh bahwa dua bulan setelah operasi dia tidak bisa berjalan dengan benar, kaki bagian bawahnya selalu mati rasa dan dia tidak bisa berdiri.

Kemudian dari artikel The Paper, tren kecantikan yang mengganggu ini menjadi viral di China, di mana banyak yang menyalahkan blogger kecantikan dan vloggers karena mempromosikan jenis prosedur ini.

Ini bukanlah satu-satunya tren kecantikan yang mengejutkan. Beberapa waktu lalu juga tren tentang Snapchat dysmorphia, tentang mode kecantikan 'bibir tanduk kerbau' Thailand dan obsesi Vietnam pada kulit putih.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fitri
Fitri

Fitri

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US