The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Fashion Show 'Gantari: The Final Journey to Java' Bakal Digelar di Candi Prambanan
Ilustrasi pakaian etnik. (Dok. Kemenparekraf)
Beauty

Fashion Show 'Gantari: The Final Journey to Java' Bakal Digelar di Candi Prambanan

125 koleksi pakaian.

Selasa, 05 Oktober 2021 12:11 WIB 05 Oktober 2021, 12:11 WIB

INDOZONE.ID - Gelaran busana atau fashion show "Gantari: The Final Journey to Java" akan digelar di Candi Prambanan, Yogyakarta. Gelaran busana ini disebut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno sebagai upaya memasarkan produk-produk UMKM.

Sandiaga menjelaskan gelaran busana Gantari merupakan kolaborasi antara Kemenparekraf bersama Badan Otorita Borobudur dan LAKON Indonesia yang akan menampilkan 125 koleksi pakaian siap pakai kain hasil karya tangan pengrajin tradisional yang akan diperagakan oleh 100 orang model.

"Pergelaran ini juga merupakan bagian dari peringatan Hari Batik Nasional yang jatuh setiap 2 Oktober. Saya harap acara ini benar-benar bisa membantu untuk mendorong pelestarian budaya khususnya tekstil tradisional Indonesia yang sudah berhasil diwujudkan dalam berbagai rupa," kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing yang digelar Senin (4/10/2021).

Tak hanya pada sektor batik dan fesyen, Gantari juga melibatkan 1.000 pelaku ekonomi kreatif untuk menggiatkan kembali industri kreatif di masa pandemi ini.

Fashion show "Gantari: The Final Journey to Java" akan dilaksanakan secara hybrid di Kompleks Candi Prambanan dengan penonton terbatas dan protokol kesehatan ketat.

Pagelaran busana Gantari sendiri merupakan kelanjutan dari event PakaianKoe, presentasi LAKON Indonesia sebelumnya yang digelar pada 15 November 2020 yang lalu di area SCBD, Jakarta.

BACA JUGA: Unik! Wanita Ini Peragakan Kostum 4 Karakter di Squid Game, Mirip Banget!

LAKON Indonesia juga mendapat kesempatan untuk berkolaborasi dengan lebih banyak pihak, mulai dari pengrajin, artisan, seniman, desainer Irsan, dan arsitek Adi Purnomo. Event ini diharapkan dapat membawa dampak bagi para pengrajin, UMKM, terutama dalam industri fesyen dan industri kreatif lain sebagai pendukungnya untuk bergerak, terutama di dalam masa pandemi ini.

“Kami juga ingin menyampaikan semangat bahwa pandemi ini tidak melemahkan, melainkan menyatukan kita untuk dapat bergerak bersama dalam membuat pembaharuan yang akan terus menguatkan Indonesia” ujar Theresia Mareta, Pendiri LAKON Indonesia.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M Fadli
Utami Evi Riyani
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US