The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sosok Kiki Eprina Arieanti, Security Cantik di Balik Ajang MotoGP Mandalika
Kiki Eprina Arieanti. (YouTube/APlearningways)
Beauty

Sosok Kiki Eprina Arieanti, Security Cantik di Balik Ajang MotoGP Mandalika

Selasa, 22 Maret 2022 14:45 WIB 22 Maret 2022, 14:45 WIB

INDOZONE.ID - Ajang MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 18-20 Maret 2022 kemarin, meninggalkan banyak kesan, ada yang baik dan ada yang buruk.

Di balik ajang balapan internasional yang riuh oleh pawang hujan tersebut, ada peran ratusan petugas pengamanan atau yang biasa disebut security atau satpam.

Satu di antaranya adalah Kiki Eprina Arieanti, yang ditunjuk sebagai kepala security yang berhubungan langsung dengan Direktorat Security Dorna Sports selaku penyelenggara utama GP Mandalika.

Security wanita atau yang dikenal dengan sebutan Secwan ini telah menjadi profesinya, jauh sebelum bertugas sebagai tim pengaman MotoGP Mandalika.

ist
Kiki Eprina Arieanti (tengah) bersama Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi (kiri) dan Direktur Operasi PT Angkasa Pura I, Wendo Asrul Rose (kanan) (ANTARA/Nur Imansyah).

Ibu tiga anak ini seakan menunjukkan bukti wanita atau perempuan Indonesia juga tangguh.

Manager Keamanan di Bandara Ngurah Rai

Sebelum bertugas di Mandalika, Kiki sudah lama berkutat di dunia keamanan penerbangan. Tepatnya sejak 2005, ia sudah 18 tahun mengabdikan diri sebagai Aviation Security (Avsec) di PT Angkasa Pura I di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, jabatan Kiki menjabat sebagai Airport Security Screening Manager.

Sedangkan di ajang MotoGP Mandalika, perempuan kelahiran Surabaya 12 April 1986 ini menjabat sebagai Chief Security Event MotoGP dari AP I.

Dalam ajang MotoGP tersebut perempuan berhijab ini bertugas sementara. Begitu ajang MotoGP berakhir, dirinya harus kembali lagi ke PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Kiki mulai bertugas di Mandalika, terhitung sejak tes pra-musim bulan Februari hingga berakhirnya MotoGP di Maret.

Tugasnya melakukan pengamanan di Tier 1 dan Tier 2, sebutan wilayah pengamanan di Sirkuit Mandalika, meliputi area paddock, race control, media centre, medical centre, TV Compound, pit box, pit lane, inner circuit dan outer circuit.

"Mulai bertugas dari H-10 sebelum tes pra musim MotoGP hingga H+5 setelah MotoGP atau sampai 25 Maret," ujar Kiki, Senin (22/3/2022).

Untuk pengamanan, terbagi dua tim. Pertama tim inti dan kedua security guard. Masing-masing beranggotakan lima orang. Semuanya merupakan petugas keamanan yang bertugas di PT Angkasa Pura 1.

Sementara dalam menjalankan tugas mereka dibantu oleh 198 personil security lainnya. Para personilnya tersebut 100 persen merupakan putra putri asal Lombok, NTB.

"Kita bersyukur sangat dibantu dari putri putri lokal dan mereka benar-benar mendedikasikan tugasnya untuk kesuksesan MotoGP, karena ini membawa nama daerah dan tentunya bangsa Indonesia," tuturnya.

Kendati minim pengalaman lantaran baru bertugas sebagai security dan hanya berbekal sertifikat satpam, menurut Kiki, 198 putra putri lokal NTB itu mampu menjalankan tugas dengan baik.

Kiki sendiri bukan satu-satunya perempuan yang bertugas sebagai petugas keamanan di ajang MotoGP. Ada enam perempuan lainnya yang juga bertugas sebagai security guard.

Bangga berkontribusi 

Selama menjalankan tugas di MotoGP Mandalika, Kiki tidak menampik suka duka itu pasti ada. Namun, terlepas dari suka duka itu, dirinya mengaku bangga bisa ikut terlibat dan menjadi bagian pelaku sejarah dari kesuksesan MotoGP Grand Prix of Indonesia. Terlebih dia dipercaya mewakili PT Angkasa Pura 1.

"Kalau suka duka itu pasti ada, cuman apa ya sudah jadi tantangan dari bagian pekerjaan," ungkapnya kepada Antara.

Selain itu, dirinya mengaku punya banyak pengalaman baru dan rekan baru selama bertugas membantu pengamanan MotoGP.

"Ketika kita sudah mengatakan siap maka apa yang kita lakukan juga harus siap. Itu pelajaran yang saya bisa petik dari tugas ini," ujarnya.

Ajak Perempuan Berdaya

Kiki pun mengajak perempuan di NTB maupun di Indonesia agar lebih memberdayakan diri, apapun jenis profesinya. 

Karena buat Kiki, perempuan adalah sosok yang kuat, tangguh, dan berdaya.

"Jadi apapun itu mau pahit, manis harus kita terima dan jadilah yang terbaik dalam bidang yang ditekuni, karena Tuhan akan memberikan jalan dari arah yang tidak duga-duga," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

Waduh! Dua Security Ini Kedapatan Saling Colek Dan Terekam di Berita Internasional

Dua Kali Berubah, Berikut Sejarah Seragam Satpam Indonesia yang Mirip Seragam Polisi India

Miris! MotoGP Mandalika Sukses tapi Buang Sampah di Tribun juga 'Sukses' yah...

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
JOIN US
JOIN US